
seseorang yang selalu diberi tahu lebih dewasa dari usianya (Freepik/garakta_studio)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar orang dewasa memuji seorang anak dengan kalimat seperti, “Kamu sangat dewasa untuk usiamu.” Sekilas, kalimat ini terdengar seperti pujian. Anak yang dianggap “dewasa sebelum waktunya” biasanya terlihat lebih tenang, lebih bijak, dan lebih mampu memahami situasi dibanding teman-temannya.
Namun, dalam kajian psikologi perkembangan, fenomena ini sering memiliki makna yang lebih dalam. Banyak anak yang terlihat “terlalu dewasa” sebenarnya mengalami proses yang disebut early emotional maturity atau bahkan parentification, yaitu kondisi ketika anak harus mengambil peran emosional atau tanggung jawab yang seharusnya dijalankan oleh orang dewasa.
Akibatnya, pola kepribadian tertentu bisa terbentuk sejak kecil dan terus terbawa hingga masa dewasa. Dilansir dari Silicon Canals, terdapat delapan ciri kepribadian yang sering ditemukan pada orang dewasa yang sejak kecil sering dianggap “terlalu dewasa” untuk usianya.
1. Sangat Peka terhadap Emosi Orang Lain
Salah satu ciri paling umum adalah tingkat empati yang sangat tinggi. Sejak kecil, mereka terbiasa memperhatikan suasana hati orang di sekitarnya—orang tua, saudara, atau orang dewasa lainnya.
Karena terbiasa membaca situasi emosional di rumah, mereka menjadi sangat peka terhadap perubahan ekspresi, nada suara, atau bahasa tubuh orang lain.
Ketika dewasa, kemampuan ini sering berkembang menjadi:
Empati yang kuat
Kemampuan memahami orang lain dengan cepat
Kepekaan sosial yang tinggi
Namun di sisi lain, mereka juga bisa menjadi terlalu terbebani oleh emosi orang lain.
2. Terbiasa Menjadi “Penjaga” bagi Orang Lain
Anak yang sering disebut dewasa biasanya sudah terbiasa mengambil peran sebagai penenang, penengah konflik, atau bahkan “tempat curhat” bagi orang di sekitarnya.
Dalam psikologi, ini sering berkaitan dengan fenomena parentification, di mana anak harus berperan seperti orang dewasa bagi keluarga.
Ketika dewasa, mereka sering:
Menjadi teman yang selalu diandalkan
Menjadi pendengar yang baik

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
