
seseorang yang tumbuh dengan sedikit kasih sayang./Freepik/The Yuri Arcurs Collection
JawaPos.com - Tidak semua orang tumbuh dalam lingkungan yang hangat dan penuh kasih sayang. Sebagian orang menjalani masa kecil dengan perhatian yang terbatas, pelukan yang jarang, atau kata-kata dukungan yang hampir tidak pernah mereka dengar.
Namun menariknya, tidak semua dari mereka tumbuh menjadi pribadi yang keras atau tertutup.
Sebagian justru berkembang menjadi orang yang hangat, penuh empati, dan sangat memahami perasaan orang lain. Pengalaman kekurangan kasih sayang tidak selalu menciptakan hati yang dingin—kadang justru melahirkan kedewasaan emosional yang luar biasa.
Dalam psikologi, orang-orang seperti ini sering membentuk kekuatan karakter tertentu sebagai cara mereka memahami dunia dan membangun hubungan yang lebih sehat.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (14/3), terdapat delapan ciri kepribadian yang sering dimiliki oleh orang yang tumbuh dengan sedikit kasih sayang tetapi tidak menjadi pribadi yang dingin.
1. Mereka Sangat Peka Terhadap Perasaan Orang Lain
Orang yang pernah merasakan kekosongan emosional biasanya belajar membaca suasana hati orang lain dengan sangat baik.
Karena mereka pernah merasakan bagaimana rasanya tidak dipahami, mereka menjadi lebih peka terhadap emosi di sekitar mereka.
Mereka sering menjadi pendengar yang baik. Mereka tahu kapan seseorang sedang membutuhkan dukungan meskipun orang tersebut tidak mengatakannya secara langsung.
Kepekaan ini sering berkembang menjadi empati yang mendalam.
2. Mereka Belajar Memberikan Kasih Sayang yang Tidak Mereka Terima
Salah satu hal paling kuat dari pengalaman masa kecil yang sulit adalah keputusan sadar untuk menjadi berbeda.
Banyak orang yang tumbuh tanpa cukup kasih sayang justru berusaha memberikan hal itu kepada orang lain.
Mereka ingin memastikan orang di sekitar mereka tidak merasakan kesepian yang sama seperti yang pernah mereka alami.
Karena itu, mereka sering menjadi pasangan, teman, atau orang tua yang sangat penuh perhatian.
3. Mereka Memiliki Ketahanan Emosional yang Tinggi
Menghadapi kekurangan emosional sejak kecil membuat seseorang belajar bertahan secara psikologis.
Mereka terbiasa menghadapi kesulitan tanpa banyak dukungan, sehingga kemampuan untuk bangkit dari masalah menjadi sangat kuat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
