seseorang yang diberi standar tinggi oleh orang tua
JawaPos.com - Tidak semua orang tumbuh dalam lingkungan yang penuh kelembutan dan toleransi terhadap kesalahan. Sebagian anak dibesarkan oleh orang tua dengan standar yang sangat tinggi: tuntutan akademik, etika, prestasi, kedisiplinan, bahkan cara berpikir yang "harus benar".
Bagi sebagian orang, ini terasa menekan. Namun menurut psikologi perkembangan, kondisi ini tidak selalu menghasilkan dampak negatif semata. Dalam banyak kasus, anak justru mengembangkan mekanisme psikologis pelindung (protective traits) — yaitu sifat-sifat mental dan emosional yang membantu mereka bertahan, beradaptasi, dan bahkan tumbuh lebih kuat di lingkungan yang penuh tuntutan.
Menariknya, banyak orang tidak menyadari bahwa sifat-sifat ini terbentuk sebagai respons adaptif terhadap pola asuh standar tinggi.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
