
seseorang yang dibesarkan dengan jam tidur yang ketat./ Freepik/freepik
JawaPos.com - Bagi sebagian orang, masa kecil dengan jam tidur yang ketat terasa seperti batasan yang kaku.
Lampu harus dimatikan pukul tertentu, televisi dimatikan, gawai disingkirkan, dan tidak ada tawar-menawar meski acara favorit belum selesai.
Namun, psikologi perkembangan melihat kebiasaan ini dari sudut pandang yang jauh lebih dalam.
Jam tidur yang konsisten bukan sekadar soal kesehatan fisik. Ia adalah latihan awal tentang disiplin, penundaan kesenangan, dan kemampuan mengatur diri—fondasi pengendalian diri (self-control) yang sangat berharga di usia dewasa.
Menariknya, banyak sifat yang terbentuk dari kebiasaan ini bersifat internal, otomatis, dan nyaris mustahil dipalsukan hanya dengan pencitraan.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (22/1), terdapat sembilan sifat pengendalian diri yang, menurut psikologi, sering berkembang kuat pada orang-orang yang dibesarkan dengan jam tidur yang ketat.
1. Kemampuan Menunda Kepuasan (Delayed Gratification)
Anak yang terbiasa tidur tepat waktu belajar satu pelajaran penting sejak dini: tidak semua keinginan harus dipenuhi sekarang.
Rasa ingin terus bermain atau menonton harus dikalahkan oleh kewajiban tidur.
Dalam psikologi, kemampuan ini dikenal sebagai delayed gratification—fondasi dari pengendalian diri jangka panjang.
Di masa dewasa, sifat ini muncul dalam bentuk kemampuan menabung, konsisten berolahraga, atau tetap fokus pada tujuan besar meski godaan jangka pendek begitu kuat.
Sifat ini sulit dipalsukan karena ia terlihat dalam pilihan nyata, bukan sekadar kata-kata.
2. Disiplin Internal, Bukan Sekadar Takut Hukuman
Jam tidur yang konsisten menanamkan rutinitas. Seiring waktu, rutinitas ini berubah dari aturan eksternal menjadi kompas internal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022