
seseorang yang tidak ikut bahagia setelah mendengar kabar baik./Freepik/azerbaijan_stockers
JawaPos.com - Berbagi kabar baik seharusnya menjadi momen yang hangat. Entah itu tentang promosi kerja, kelulusan, kabar bahagia dalam hubungan, atau pencapaian kecil yang sudah lama Anda perjuangkan.
Secara naluriah, kita berharap orang-orang terdekat ikut tersenyum, memberi selamat, atau setidaknya menunjukkan ketulusan.
Namun dalam psikologi sosial, respons seseorang terhadap kabar baik orang lain sering kali lebih jujur daripada kata-kata mereka. Tidak semua orang yang berkata “wah, selamat ya” benar-benar ikut berbahagia.
Sebagian justru menyimpan rasa iri, tidak nyaman, atau bahkan terancam—dan itu bocor lewat perilaku halus yang sering kita abaikan.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (23/1), jika setelah Anda berbagi kabar baik seseorang melakukan hal-hal berikut, bisa jadi secara emosional mereka tidak benar-benar senang untuk Anda.
1. Langsung Mengalihkan Pembicaraan ke Diri Mereka
Anda baru saja bercerita tentang pencapaian yang membuat Anda bangga, tapi beberapa detik kemudian, topiknya sudah berubah total—tentang masalah mereka, pencapaian mereka, atau cerita yang sama sekali tidak relevan.
Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan kurangnya empati dan kebutuhan untuk tetap menjadi pusat perhatian.
Bukan berarti mereka jahat, tetapi secara emosional mereka tidak siap memberi ruang untuk kebahagiaan Anda. Kabar baik Anda terasa “mengganggu” posisi mereka dalam percakapan.
2. Memberi Selamat, Tapi Terasa Dingin dan Formal
Ucapan seperti, “Oh… ya, selamat,” tanpa ekspresi, tanpa antusiasme, dan tanpa pertanyaan lanjutan sering kali lebih bermakna daripada yang terlihat.
Psikologi afektif menunjukkan bahwa emosi positif yang tulus biasanya mendorong respons lanjutan—senyum, rasa ingin tahu, atau dorongan untuk merayakan. Ketika responsnya datar, itu bisa menjadi tanda bahwa secara emosional mereka tidak ikut merasakan kebahagiaan tersebut.
3. Langsung Mencari Sisi Negatif atau Risiko
Alih-alih ikut senang, mereka justru berkata:
“Tapi kerjanya pasti makin capek, kan?”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022