
seseorang yang memisahkan masalah pribadi dengan pekerjaan./Freepik/drobotdean
JawaPos.com - Di dunia yang serba cepat dan penuh tekanan, tidak semua orang mampu datang ke kantor dengan pikiran jernih.
Masalah keluarga, konflik emosional, tekanan finansial, atau luka batin sering kali “ikut masuk” ke ruang kerja, memengaruhi konsentrasi, keputusan, hingga hubungan profesional.
Namun menurut psikologi, ada sekelompok orang dengan kemampuan langka: mereka mampu memisahkan urusan pribadi dari tanggung jawab pekerjaan tanpa menjadi dingin atau kehilangan empati.
Kemampuan ini bukan berarti mereka tidak punya masalah, melainkan mereka memiliki kekuatan mental dan emosional tertentu yang terlatih.
Dilansir dari Geediting pada Senin (19/1), psikolog menyebutnya sebagai bentuk kematangan emosional dan regulasi diri tingkat tinggi. Berikut sembilan kekuatan langka yang biasanya dimiliki oleh orang-orang tersebut.
1. Regulasi Emosi yang Kuat
Orang yang mampu memisahkan masalah pribadi dari pekerjaan memiliki kendali emosi yang baik. Mereka tidak menekan emosi, tetapi tahu kapan dan di mana emosi itu diekspresikan. Saat bekerja, mereka bisa menunda ledakan perasaan tanpa membohongi diri sendiri.
Dalam psikologi, ini disebut emotional regulation—kemampuan untuk mengelola emosi agar tidak mengganggu fungsi utama. Inilah alasan mereka tetap profesional meski hatinya sedang bergejolak.
2. Kesadaran Diri yang Tinggi (Self-Awareness)
Mereka sangat mengenali dirinya sendiri. Mereka tahu apa yang sedang dirasakan, apa pemicunya, dan bagaimana dampaknya terhadap perilaku. Kesadaran diri ini membuat mereka bisa berkata dalam hati, “Aku sedang tidak baik-baik saja, tapi pekerjaanku tetap harus selesai.”
Orang dengan self-awareness tinggi jarang menyalahkan orang lain atas suasana hatinya. Mereka bertanggung jawab atas kondisi mentalnya sendiri.
3. Batasan Psikologis yang Sehat
Kekuatan langka berikutnya adalah kemampuan membangun batasan mental (psychological boundaries). Mereka tahu kapan peran sebagai individu pribadi berakhir dan kapan peran profesional dimulai.
Batasan ini membuat mereka tidak mencampuradukkan konflik rumah tangga dengan rekan kerja, atau membawa frustrasi pribadi ke dalam keputusan bisnis. Bagi psikolog, ini tanda kedewasaan emosional yang matang.
4. Fokus pada Hal yang Bisa Dikendalikan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022