Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Januari 2026 | 15.36 WIB

Jika Anda Bisa Duduk dalam Keheningan Total Selama Berjam-jam Tanpa Merasa Gelisah, Anda Memiliki 9 Ciri Kedamaian Batin Ini Menurut Psikologi

seseorang yang duduk dalam keheningan


JawaPos.com - Di dunia yang terus berisik—oleh notifikasi, tuntutan sosial, dan arus informasi tanpa henti—keheningan sering kali dianggap menakutkan. Banyak orang merasa cemas saat tidak ada suara, tidak ada distraksi, dan tidak ada hal yang harus dilakukan. Pikiran mulai berlari ke mana-mana, perasaan gelisah muncul, dan keinginan untuk “melarikan diri” lewat ponsel pun tak tertahankan.

Namun, ada sebagian orang yang justru mampu duduk dalam keheningan total selama berjam-jam tanpa merasa tidak nyaman. Mereka tidak tergesa-gesa mengisi kekosongan dengan suara atau aktivitas. Dalam psikologi, kemampuan ini bukan tanda pasif atau antisosial, melainkan indikator kuat dari kedamaian batin yang matang.

Dilansir dari Geediting pada Minggu (18/1), jika Anda termasuk orang yang bisa menikmati diam tanpa gelisah, kemungkinan besar Anda memiliki ciri-ciri berikut.


1. Anda Memiliki Hubungan yang Sehat dengan Pikiran Sendiri

Banyak orang takut akan keheningan karena di sanalah pikiran mereka mulai “berbicara”. Kenangan, kekhawatiran, dan penyesalan muncul silih berganti. Orang yang damai secara batin tidak perlu melarikan diri dari proses ini.

Menurut psikologi, kemampuan untuk duduk diam tanpa gelisah menunjukkan bahwa Anda tidak memusuhi pikiran sendiri. Anda bisa mengamati isi kepala tanpa harus bereaksi berlebihan atau menghakimi diri sendiri.

Sebagian besar manusia modern terbiasa mendapatkan rasa “hidup” dari luar: musik, media sosial, percakapan, atau hiburan. Saat semua itu hilang, muncul rasa hampa.

Jika Anda bisa bertahan dalam keheningan, itu menandakan bahwa rasa utuh Anda berasal dari dalam. Psikologi menyebut ini sebagai internal locus of contentment—kepuasan yang tidak sepenuhnya bergantung pada dunia luar.

Keheningan sering kali memunculkan emosi yang tertunda. Rasa sedih, marah, atau cemas yang selama ini tertutup kesibukan bisa tiba-tiba muncul.

Orang dengan kedamaian batin mampu membiarkan emosi itu hadir tanpa panik. Mereka tidak langsung bereaksi atau menekannya. Ini menandakan kemampuan regulasi emosi yang matang, salah satu indikator kesehatan mental menurut psikologi klinis.

4. Anda Nyaman dengan Diri Sendiri Tanpa Peran Sosial

Saat sendirian dan sunyi, tidak ada peran yang harus dimainkan: tidak perlu terlihat ramah, produktif, atau menarik. Hanya ada Anda, apa adanya.

Jika keheningan tidak membuat Anda cemas, itu berarti identitas Anda tidak sepenuhnya dibangun dari pengakuan sosial. Anda tidak takut menjadi “tidak terlihat”, karena nilai diri Anda tidak ditentukan oleh penilaian orang lain.

5. Anda Memiliki Tingkat Kesadaran Diri yang Tinggi

Psikologi menyebut kemampuan menikmati keheningan sebagai tanda self-awareness yang kuat. Anda sadar akan apa yang Anda rasakan, pikirkan, dan butuhkan—tanpa harus terus-menerus mengalihkannya.

Orang seperti ini sering kali lebih reflektif. Mereka menggunakan keheningan bukan sebagai pelarian, tetapi sebagai ruang untuk memahami diri sendiri dengan lebih jujur.

6. Anda Tidak Takut Menghadapi Kekosongan

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore