
seseorang yang lebih memilih berteriak saat berkendara./ Freepik/EyeEm
JawaPos.com - Di jalan raya, setiap orang menghadapi situasi yang sama: macet, pengendara lain yang ceroboh, lampu merah yang terasa terlalu lama, atau pejalan kaki yang menyeberang tanpa menoleh.
Namun, respons setiap orang bisa sangat berbeda. Ada yang memilih membunyikan klakson singkat, ada yang menarik napas panjang, dan ada pula yang langsung berteriak—meski lawan bicaranya mungkin tak mendengar sama sekali.
Menariknya, menurut psikologi, kebiasaan berteriak saat berkendara bukan sekadar reaksi spontan. Ia sering kali menjadi cerminan kepribadian, pola emosi, dan cara seseorang menghadapi tekanan hidup.
Dilansir dari Geediting pada Minggu (11/1), terdapat sembilan ciri kepribadian yang kerap dimiliki oleh orang-orang yang lebih memilih berteriak daripada menekan klakson.
1. Kesulitan Mengelola Emosi Secara Real Time
Salah satu ciri paling menonjol adalah kesulitan mengatur emosi saat berada dalam situasi mendesak. Ketika frustrasi muncul, emosi itu langsung tumpah keluar dalam bentuk teriakan.
Dalam psikologi, ini dikenal sebagai emotional dysregulation—ketidakmampuan menunda atau meredam respons emosional.
Alih-alih memilih tindakan yang lebih fungsional (seperti klakson), mereka mengekspresikan perasaan terlebih dahulu.
2. Impulsivitas yang Cukup Tinggi
Berteriak adalah respons yang sangat impulsif. Ia terjadi tanpa perencanaan dan sering kali tanpa mempertimbangkan dampaknya.
Orang dengan impulsivitas tinggi cenderung:
Bereaksi cepat
Sulit menahan dorongan sesaat
Lebih mengutamakan pelepasan emosi daripada efektivitas
Di jalan raya, sifat ini mudah muncul karena situasinya penuh tekanan dan minim kontrol.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
