Ilustrasi seseorang yang sedang menghadapi perilaku narsisistik pasangannya.
JawaPos.com — Interaksi dengan orang yang memiliki sifat narsisistik sering meninggalkan dampak emosional yang cukup berat. Mereka bisa menjadi pasangan, anggota keluarga, atau rekan kerja yang terus-menerus memanipulasi, menyalahkan, dan merendahkan orang di sekitarnya.
Perilaku seperti ini tidak hanya melelahkan secara mental, tetapi juga berpotensi merusak rasa percaya diri jika tidak ditangani dengan tepat.
Kunci menghadapi orang narsisistik bukanlah mencoba mengubah mereka, melainkan belajar melindungi diri sendiri. Dengan strategi yang tepat, Anda dapat menetapkan batasan yang jelas dan mengurangi manipulasi yang merugikan.
Konsistensi dalam menegakkan batasan sangat penting karena orang narsisistik cenderung terus menguji batas Anda. Memahami akar perilaku orang narsisistik juga dapat membantu menjaga jarak emosional.
Dilansir dari YouTube Psych2Go, Rabu (10/12), para ahli kesehatan mental menekankan pentingnya menetapkan batasan, menggunakan teknik ‘gray rocking,’ dan memahami perilaku narsisistik sebagai langkah awal untuk melindungi diri dari penyalahgunaan emosional. Berikut pemaparan lengkapnya:
1. Tetapkan Batasan yang Tegas
Menurut terapis pernikahan dan keluarga Dan Auth, menetapkan batasan yang jelas adalah langkah efektif untuk melindungi diri dari manipulasi. Tentukan perilaku apa yang dapat ditoleransi dan mana yang tidak.
Misalnya, jika mereka sering memanggil dengan nama menghina, sampaikan bahwa percakapan akan dihentikan sampai mereka bersikap hormat. Konsistensi dalam menegakkan batasan membuat orang narsisistik memahami bahwa manipulasi tidak akan berhasil.
2. Gunakan Teknik ‘Gray Rock’
Teknik gray rocking bertujuan membuat diri tampak tidak menarik bagi orang narsisistik. Terapis Dr. Carol McBride menjelaskan bahwa mereka senang memicu konflik untuk mengendalikan orang lain.
Dengan menanggapi secara monoton, singkat, dan tanpa emosi berlebihan—misalnya jawaban “ya,” “tidak,” atau “tidak tahu”—Anda dapat mengurangi perhatian mereka dan meminimalkan manipulasi.
3. Pahami Akar Perilaku Narsisistik
Orang narsisistik seringkali memiliki luka emosional masa kecil yang membuat mereka menyalahkan orang lain untuk menutupi ketidakamanan diri sendiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Hapoel Beer Sheva vs Sabah FK di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Malaga: Los Rojiblancos Menang Tipis?
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Skor Celtic vs LASK Linz di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Potensi The Hoops Menang!
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
