Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Agustus 2026 | 21.48 WIB

Jangan Terlalu Mengatur, Ini 7 Cara Agar Anak Dewasa Tetap Menghormati Orang Tua

tips anak dewasa tetap menghormati dan mencintai orang tua menurut Psikologi./Freepik. - Image

tips anak dewasa tetap menghormati dan mencintai orang tua menurut Psikologi./Freepik.

JawaPos.com – Hubungan antara orang tua dan anak tidak berhenti ketika seorang anak memasuki usia dewasa. Justru pada fase tersebut, pola komunikasi dan cara orang tua memperlakukan anak perlu menyesuaikan diri.

Anak yang telah dewasa membutuhkan ruang untuk menentukan pilihan, membangun kehidupan sendiri, serta mengambil keputusan berdasarkan pengalaman yang dimilikinya. Di sisi lain, orang tua tetap dapat menjadi tempat pulang dengan memberikan dukungan tanpa terlalu mengendalikan.

Dalam psikologi, hubungan keluarga yang sehat dapat tumbuh melalui komunikasi terbuka, rasa saling menghargai, serta kemampuan memahami batasan masing-masing.

Dilansir dari geediting.com, berikut tujuh cara yang dapat dilakukan orang tua agar hubungan dengan anak yang sudah dewasa tetap dekat, penuh rasa hormat, dan hangat.

1. Jangan buru-buru memberikan nasihat

Ketika anak sudah dewasa, tidak semua persoalan membutuhkan nasihat dari orang tua. Mereka telah memiliki pengalaman dan kemampuan untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.

Memberikan masukan tanpa diminta secara terus-menerus justru dapat membuat anak merasa dikontrol atau dianggap belum mampu mengambil keputusan. Karena itu, orang tua sebaiknya terlebih dahulu menanyakan apakah anak membutuhkan pendapat sebelum memberikan saran.

Dengan begitu, orang tua tetap dapat menjadi sumber dukungan tanpa membuat anak merasa kehilangan kemandiriannya.

2. Terima pilihan hidup anak

Setiap orang memiliki pandangan berbeda mengenai pekerjaan, pasangan, tempat tinggal, maupun gaya hidup. Karena itu, orang tua tidak perlu memaksakan gambaran kehidupan yang dianggap paling ideal kepada anak.

Kritik yang terus-menerus terhadap pilihan anak dapat membuat mereka enggan bercerita karena khawatir akan dihakimi. Sebaliknya, memberikan ruang bagi anak untuk menjalani kehidupannya dapat membangun rasa percaya dan kedekatan emosional.

Tidak berarti orang tua harus selalu menyetujui setiap keputusan, tetapi perbedaan pilihan sebaiknya dibicarakan dengan penuh penghargaan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore