
seseorang yang tidak bisa lepas dari hubungantoxic./Freepik/Drazen Zigic
JawaPos.com - Dalam dunia ideal, cinta sejati seharusnya membuat seseorang tumbuh, merasa aman, dan berkembang bersama pasangan.
Namun dalam kenyataan, banyak orang justru kesulitan membedakan cinta yang sehat dari hubungan yang toxic.
Mereka tetap bertahan meski disakiti, menganggap konflik sebagai bukti cinta, atau percaya bahwa penderitaan adalah bagian dari takdir hubungan.
Psikologi menjelaskan bahwa fenomena ini tidak terjadi karena seseorang “lemah”, tetapi karena adanya pola emosional dan kognitif yang kompleks.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (21/11), terdapat delapan alasan utama mengapa sebagian orang sulit memisahkan cinta sejati dari dinamika toxic dalam hubungan mereka.
1. Mereka Memiliki Attachment Style yang Tidak Aman
Dalam psikologi, gaya keterikatan seperti anxious attachment membuat seseorang merasa takut ditinggalkan.
Akibatnya, mereka sering memaknai cinta sebagai sesuatu yang harus diperjuangkan mati-matian, meskipun hubungan itu menyakitkan.
Ketika pasangan toxic menarik-ulur perhatian, orang dengan attachment ini justru merasa itu bagian dari intensitas cinta.
2. Trauma Masa Lalu Membentuk Normalisasi Konflik
Orang yang tumbuh dalam keluarga penuh pertengkaran, manipulasi, atau ketidakstabilan emosional cenderung menganggap drama sebagai hal normal.
Ketika mereka dewasa, hubungan toxic terasa “akrab” karena mirip dengan pengalaman masa kecil.
Dalam psikologi disebut repetition compulsion—kecenderungan mengulang pola lama dengan harapan akhir yang berbeda.
3. Mereka Salah Mengartikan Chemistry sebagai Cinta
Intensitas emosional—perasaan deg-deg-an, kecemasan, rindu yang berlebihan—kadang dianggap sebagai bukti cinta sejati.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022