
Ilustrasi seseorang yang duduk santai di kursi membaca buku dengan fokus dan penuh ketenangan./Freepik
JawaPos.com - Di tengah gempuran berita digital yang serba cepat, masih ada sekelompok orang yang memilih membaca koran cetak.
Pilihan ini mungkin terlihat kuno, tetapi secara psikologis itu menunjukkan beberapa sifat kepribadian yang langka dan unik. Perilaku ini memiliki implikasi jauh melebihi sekadar cara mengonsumsi berita.
Pakar mengatakan bahwa orang-orang ini memiliki keunggulan mental tertentu, melansir dari Global English Editing Kamis (30/10). Mereka menunjukkan kapasitas mental yang justru mulai menghilang pada sebagian besar orang lain di era digital. Mari kita telaah delapan karakteristik langka yang mereka miliki.
1. Rentang Perhatian Lebih Panjang
Mereka yang memilih membaca koran fisik terbiasa fokus pada teks yang panjang tanpa terganggu. Ini menunjukkan mereka memiliki rentang perhatian yang jauh lebih lama daripada rata-rata. Mereka mampu menyerap informasi secara mendalam.
2. Menghargai Kedalaman daripada Kecepatan
Koran cetak mengutamakan ketelitian dan akurasi karena siklus produksinya lebih lama. Individu ini lebih menghargai konteks dan nuansa sebuah berita daripada sekadar yang paling cepat muncul. Mereka lebih memilih meluangkan waktu untuk melakukan sesuatu dengan benar daripada terburu-buru.
3. Nyaman dengan Penundaan Kepuasan
Memilih koran fisik berarti mereka menerima bahwa mereka tidak akan mendapatkan pembaruan yang paling mutakhir. Mereka menunjukkan kemampuan untuk menunda kepuasan dan memprioritaskan kesejahteraan jangka panjang. Hal ini menunjukkan fungsi eksekutif yang sangat kuat.
4. Menciptakan Batasan Jelas dengan Teknologi
Mereka tidak ingin dikontrol oleh notifikasi atau algoritma media sosial. Orang-orang ini secara sadar menolak stimulasi digital yang tiada henti. Mereka menghargai momen bebas dari teknologi.
5. Mempercayai Keahlian Terstruktur
Koran fisik umumnya masih mempekerjakan editor, jurnalis, dan pemeriksa fakta profesional. Mereka cenderung mempercayai informasi yang disajikan oleh keahlian terstruktur. Mereka lebih mengandalkan sumber yang kredibel.
6. Menyukai Informasi Koheren dan Terorganisir
Berita daring sering kali berupa aliran stimulasi yang terputus-putus tanpa struktur yang jelas. Mereka yang menyukai koran cetak menunjukkan kecenderungan pada koherensi. Otak mereka bekerja lebih baik dengan alur yang jelas dan teratur.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
