Kelihatannya Sehat, Tapi Ternyata Jahat! 6 Ciri Batasan Diri yang Toksik Menurut Psikologi (Freepik/ Drazen Zigic)
JawaPos.com - Dalam hubungan yang sehat, batasan diri (boundaries) berperan penting untuk menjaga keseimbangan emosional dan mental. Batasan membantu kamu mengenali kebutuhan pribadi sekaligus menghormati ruang orang lain.
Namun, pada salah satu video di kanal Youtube psikologi populer yakni Psych2go dijelaskan bahwa, tidak semua batasan diciptakan dengan niat yang tulus.
Kadang, batasan justru digunakan sebagai alat kontrol dan manipulasi, baik secara sadar maupun tidak. Inilah yang disebut weaponized boundaries atau batasan yang “dipersenjatai”.
Fenomena ini sering kali tak terlihat. Di permukaan, tampak seperti tindakan menjaga diri.
Namun, di baliknya, tersimpan keinginan untuk mengatur, menghukum, atau mendominasi pihak lain.
Agar kamu bisa lebih waspada, berikut enam tanda bahwa batasan yang tampak sehat sebenarnya digunakan sebagai alat manipulasi.
1. Batasan Diputuskan Sepihak
Batasan yang sehat harus dibicarakan dan disepakati bersama. Jika seseorang tiba-tiba memutuskan batas tanpa diskusi, misalnya dengan berkata, “Aku nggak mau bahas ini, ini batasanku, hargailah” saat kamu ingin menyelesaikan masalah bersama, itu bukan batasan sehat, tapi bentuk kontrol. Cobalah alternatif yang lebih bijak, seperti: “Aku butuh waktu untuk menenangkan diri, tapi nanti kita bahas lagi.”
2. Batasan Sering Berubah Sesuai Kepentingan
Batasan yang sehat bersifat konsisten dan jelas. Namun, jika seseorang terus mengubahnya sesuai keinginan atau situasi, hal itu bisa membuatmu bingung dan tidak aman.
Misalnya, seseorang menuduhmu “memanfaatkan kebaikan” setelah memberi hadiah pada mereka, padahal pemberian itu dilakukan dengan sukarela. Sikap ini menunjukkan bahwa batasan digunakan untuk menciptakan rasa bersalah dan mengontrol.
3. Batasan Digunakan Sebagai Hukuman

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
