Ilustrasi seseorang yang sulit bahagia dalam hidupnya.
JawaPos.com - Perceraian memang menguras emosi, namun banyak orang yang justru terjebak dalam "lubang hitam" kesedihan terlalu lama. Bukan karena gagal move on secara alami, ternyata ada pola perilaku tertentu yang sengaja atau tidak sengaja membuat seseorang sulit menemukan kebahagiaan baru.
Penelitian dari Asosiasi Psikologi Amerika menyebutkan bahwa rasa cemas dan bingung adalah reaksi manusiawi setelah berpisah. Namun, pakar perceraian menegaskan bahwa kualitas hidup Anda setelah cerai sangat bergantung pada pilihan kebiasaan hari ini.
Melansir dari YourTango, berikut adalah tiga pola utama yang wajib Anda hindari agar proses penyembuhan mental berjalan lebih cepat.
1. Menjadi "Detektif" Media Sosial Mantan
Kebiasaan mengintip profil mantan pasangan adalah racun pertama bagi kesehatan mental. Meskipun rasa penasaran itu wajar, terus-menerus memantau aktivitas mereka hanya akan memperpanjang luka lama.
Melihat mantan tersenyum atau tampak "baik-baik saja" di Instagram sering kali memicu rasa tidak adil dan cemburu. Pakar menilai kebiasaan ini membuat Anda kehilangan kendali atas proses pemulihan diri sendiri.
Setiap unggahan yang dilihat bisa membuka kembali luka lama, bahkan menciptakan cerita di kepala yang belum tentu sesuai kenyataan.
Mengambil langkah tegas seperti unfollow atau mute bukan tanda Anda lemah, melainkan bentuk perlindungan diri yang cerdas.
2. Strategi "Kebetulan" yang Direkayasa
Pernahkah Anda sengaja melewati kantor mantan atau nongkrong di kafe favoritnya dengan harapan bisa bertemu secara "tidak sengaja"? Pola ini biasanya didorong oleh harapan tersembunyi untuk melihat reaksi mereka atau sekadar mencari validasi.
Alih-alih merasa lega, pertemuan semacam ini justru sering berakhir dengan perasaan yang lebih rumit: marah, sedih, atau bahkan rasa bersalah yang mendalam. Alur hidup baru Anda akan terhambat karena pikiran terus ditarik ke masa lalu yang sudah tidak bisa diubah.
Ingat, dunia jauh lebih luas dari satu hubungan yang sudah berakhir. Menghindari pertemuan yang dipaksakan adalah cara terbaik untuk menghargai energi Anda sendiri.
3. Lari dari Kesedihan dengan Pasangan Baru
Banyak orang merasa harus segera "pamer" kebahagiaan dengan mencari pengganti secepat mungkin. Namun, menjadikan orang baru sebagai pelarian dari rasa sakit adalah sebuah bumerang emosional.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
