
Ilustrasi keluarga dewasa yang sedang tertawa bersama saat makan malam, menunjukkan kehangatan dan keakraban./Freepik
JawaPos.com - Melihat anak-anak yang sudah dewasa masih antusias untuk menghabiskan waktu bersama orang tuanya adalah impian banyak keluarga. Hal ini menjadi indikasi bahwa ada sesuatu yang sangat positif dilakukan selama masa pengasuhan. Ikatan kuat yang terjalin ini tidak muncul secara kebetulan semata.
Melansir dari Geediting.com Selasa (14/10), ada tujuh kebiasaan atau tindakan yang sering dilakukan oleh orang tua tersebut.
Hal-hal ini sangat membantu menumbuhkan hubungan yang sehat dan abadi hingga anak menjadi dewasa. Mari kita lihat lebih dalam apa saja kunci keberhasilan pola pengasuhan ini.
1. Mendorong Kemandirian dengan Penuh Dukungan
Orang tua ini selalu mendorong anak-anak untuk mengeksplorasi dunia dan membuat keputusan sendiri sejak dini. Mereka memberikan ruang yang cukup bagi anak untuk tumbuh mandiri, meskipun tetap memberikan jaring pengaman emosional yang kuat. Anak-anak merasa dihormati dan tidak pernah dikendalikan.
2. Mempraktekkan Mendengarkan Secara Aktif
Mereka selalu memberikan perhatian penuh saat anak-anak berbicara, baik saat masih kecil maupun ketika sudah dewasa. Mendengarkan secara aktif membantu memvalidasi perasaan dan pengalaman hidup anak. Anak-anak tahu bahwa pikiran dan perasaan mereka selalu didengar tanpa adanya penghakiman.
3. Menerima Anak Apa Adanya Tanpa Syarat
Satu di antara hal terpenting adalah penerimaan tanpa syarat atas diri anak. Orang tua ini mencintai anak-anaknya apa pun pilihan hidup atau kesalahan yang pernah mereka buat. Ini mengajarkan anak tentang penerimaan diri dan membangun kepercayaan diri yang tinggi.
4. Menciptakan Tradisi Keluarga yang Bermakna
Membangun tradisi keluarga yang menyenangkan dan berkelanjutan adalah kebiasaan penting lainnya. Tradisi-tradisi ini menjadi pengingat yang kuat tentang ikatan dan identitas keluarga yang unik. Momen kebersamaan ini menjadi memori positif yang ingin mereka ulangi terus-menerus.
5. Mengajarkan Nilai-nilai Kehidupan Melalui Contoh
Orang tua ini tidak hanya berbicara tentang nilai-nilai, tetapi juga menunjukkannya melalui tindakan sehari-hari. Konsistensi antara ucapan dan perbuatan mengajarkan integritas dan tanggung jawab pada anak. Mereka menjadi panutan yang baik dalam menjalani hidup bermasyarakat.
6. Memprioritaskan Waktu Berkualitas Bersama
Mereka memastikan bahwa waktu yang dihabiskan bersama anak-anak adalah waktu berkualitas, bukan sekadar berada dalam satu ruangan. Waktu berkualitas berarti terlibat penuh dalam aktivitas yang dilakukan. Hal ini menciptakan hubungan yang lebih dalam, bukan hanya hubungan transaksional.

Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026, Bruno Moreira Siap Hadapi Teror Bonek!
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026, Kesempatan Terakhir Macan Kemayoran ke Semifinal
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
