Fiona Gallagher dalam serial Shameless menggambarkan beban anak perempuan sulung yang harus jadi orang tua bagi keluarganya.
JawaPos.com – Menjadi anak perempuan pertama sering kali dianggap sebagai kebanggaan keluarga. Namun di balik citra sebagai panutan dan penopang adik-adiknya, ada beban emosional yang tak kasatmata.
Banyak perempuan sulung tumbuh dengan perasaan harus selalu kuat, bertanggung jawab, dan tak boleh gagal, bahkan ketika mereka sendiri rapuh.
Fenomena parentified daughter atau menjadi ‘orang tua ketiga’ yang mereka alami bukanlah pilihan, melainkan hasil dari tuntutan keluarga yang menempatkan mereka sebagai penopang utama.
Sejak kecil, mereka terbiasa mengatur, menengahi konflik, dan mengorbankan diri demi menjaga keharmonisan rumah tangga—beban yang kerap terbawa hingga dewasa dan memengaruhi cara mereka berpikir serta membangun hubungan dengan orang lain.
Dilansir dari YouTube The Take, Minggu (12/10), Jawa Pos akan membedah pola pengasuhan yang membuat anak sulung perempuan kerap ‘terparentifikasi.’ Berikut beberapa poin penting yang diungkap.
1. Beban Peran yang Muncul Sejak Kecil
Anak perempuan pertama sering kali dituntut menjadi contoh dan penjaga ketertiban keluarga. Mereka tumbuh dalam ekspektasi untuk ‘selalu benar’ dan ‘tak boleh gagal.’
Tak jarang, orang tua juga kerap menjadikan anak pertama sebagai tempat curhat atau pelampiasan emosi, seolah-olah mereka sudah cukup dewasa untuk memahami masalah orang tua.
Kebiasaan ini secara tak sadar membuat anak pertama perempuan memikul beban emosional orang tua dan belajar menekan perasaan sendiri.
Dari masa ke masa, pola ini terlihat dalam budaya maupun kisah klasik seperti karya Jane Austen, di mana perempuan sulung digambarkan harus berkorban demi kewajiban dan kehormatan keluarga.
2. Terjebak antara Cinta dan Tanggung Jawab
Banyak anak sulung perempuan hidup dalam dilema antara mengikuti hati atau menjalankan tanggung jawab.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022