Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Oktober 2025 | 00.23 WIB

Jika Anda Merasa Canggung dalam Situasi Sosial, 8 Trik Basa-Basi Ini Dapat Membantu Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang merasa canggung dalam situasi sosial (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Tidak semua orang terlahir dengan kemampuan sosial yang luwes. Ada orang yang bisa dengan mudah membuka percakapan dengan siapa pun, dan ada pula yang merasa lidahnya terkunci ketika harus berbasa-basi di acara sosial. 

Dilansir dari Geediting pada Senin (6/10), jika Anda termasuk tipe kedua, tenang saja, bukan berarti Anda tidak pandai bersosialisasi. Kemampuan berbasa-basi sebenarnya bukan bakat alami, melainkan keterampilan sosial yang bisa dipelajari dan dilatih.

Menurut psikologi sosial, small talk (basa-basi) berfungsi sebagai "jembatan" untuk membangun koneksi emosional. Ia bukan sekadar obrolan ringan, tetapi juga sinyal bahwa kita terbuka, aman didekati, dan tertarik pada orang lain. 

Nah, berikut delapan trik berbasa-basi yang terbukti efektif membantu orang canggung menjadi lebih nyaman dalam situasi sosial.

1. Mulailah dari Lingkungan Sekitar

Ketika otak terasa kosong dan tak tahu harus bicara apa, lihat sekeliling. Komentar ringan tentang suasana, musik, atau makanan bisa jadi pembuka yang alami. 

Misalnya, "Tempatnya cozy banget, ya," atau "Saya suka playlist-nya, cocok banget buat sore kayak gini."

Menurut psikologi komunikasi, percakapan yang dimulai dari konteks lingkungan terasa lebih spontan dan tidak memaksa, sehingga menurunkan rasa tegang baik bagi Anda maupun lawan bicara.

2. Gunakan Pertanyaan Terbuka


Daripada bertanya dengan jawaban "ya" atau "tidak", ajukan pertanyaan yang mendorong lawan bicara bercerita lebih panjang. 

Misalnya, bukan "Kamu kerja di sini juga?" tetapi "Gimana rasanya kerja di sini sejauh ini?"

Psikolog sosial menyebut teknik ini sebagai conversational scaffolding, memberi ruang agar percakapan bisa mengalir secara alami dan memberi Anda waktu untuk menyesuaikan diri.

3. Beri Komentar Positif yang Tulus


Memberi pujian kecil yang jujur bisa mencairkan suasana dengan cepat. 

Misalnya, "Saya suka gaya bicara kamu, tenang tapi jelas," atau "Warna bajumu bagus, cocok banget."

Menurut riset dari University of Pennsylvania, pujian yang tulus memicu respons sosial positif karena otak manusia secara naluriah menyukai pengakuan. Namun ingat, kuncinya ada pada ketulusan, jangan dibuat-buat.

4. Cerminkan Bahasa Tubuh Lawan Bicara


Psikologi sosial menyebut teknik ini sebagai mirroring, meniru gestur atau nada bicara lawan bicara secara halus.  

Misalnya, jika dia bicara pelan dan santai, Anda ikut menyesuaikan nada.Teknik ini memberi sinyal nonverbal bahwa Anda sefrekuensi dengannya, sehingga membuat percakapan terasa lebih nyaman dan hangat tanpa banyak usaha verbal.

5. Gunakan Humor Ringan

Sedikit humor dapat mengubah percakapan canggung menjadi menyenangkan. 

Tidak harus lelucon, cukup komentar ringan seperti, "Aku selalu bingung harus pegang gelas atau piring dulu di acara kayak gini."

Menurut psikolog sosial Arthur Asa Berger, humor menciptakan rasa kedekatan karena menurunkan ketegangan dan menunjukkan kepribadian Anda tanpa terasa mengintimidasi.

6. Dengarkan dengan Perhatian Penuh


Banyak orang berpikir basa-basi berarti harus banyak bicara, padahal justru sebaliknya: kemampuan mendengarkan adalah fondasinya.

Gunakan kontak mata, anggukan kecil, dan tanggapan singkat seperti "Oh iya?" atau "Serius?" untuk menunjukkan minat. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore