
Ilustrasi seseorang duduk santai di sofa pada malam hari, menikmati berita yang ditayangkan di televisi, dikelilingi suasana yang nyaman dan terstruktur./Freepik
JawaPos.com - Di tengah dominasi media digital, beberapa orang masih setia menonton berita melalui televisi.
Pilihan ini mungkin terlihat kuno, padahal ini mencerminkan sejumlah sifat kepribadian unik mereka. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa mereka mencari nilai tertentu dalam konsumsi berita.
Melansir dari Geediting.com Kamis (2/10), preferensi ini sangat mengungkapkan beberapa sifat khas dalam diri individu tersebut. Ini sangat menarik, mengingat sebagian besar orang kini lebih memilih platform berita instan. Mari kita simak tujuh karakteristik yang sering ditemukan pada mereka.
1. Menghargai Nilai Tradisi
Orang-orang ini cenderung menghargai hubungan jangka panjang dan karya sastra klasik. Mereka menemukan kenyamanan dalam rutinitas yang sudah mapan dan teruji oleh waktu. Dalam dunia yang terus berubah, mereka adalah individu yang berpegang teguh pada tradisi.
2. Menyukai Kedalaman dan Detail
Mereka tidak puas hanya dengan berita utama, tetapi ingin memahami bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi. Mereka menikmati menyelami topik secara mendalam alih-alih hanya membaca sekilas informasi. Karakteristik ini menunjukkan mereka adalah individu yang memiliki perspektif terperinci.
3. Mampu Melakukan Multitugas
Menonton berita di televisi memungkinkan mereka untuk tetap mendapat informasi sambil mengerjakan tanggung jawab lain. Ini adalah bentuk konsumsi berita yang lebih pasif dan sangat cocok untuk orang yang sibuk. Keterampilan ini sangat dihargai dalam masyarakat yang bergerak cepat.
4. Menyukai Format yang Terstruktur
Ada rutinitas khas saat menonton berita televisi yang berformat dan teratur. Mereka menyukai informasi disajikan secara tertata dan mereka tahu persis apa yang harus diharapkan. Sifat ini dapat tercermin dalam aspek lain di kehidupan mereka, seperti menjunjung ketepatan waktu.
5. Merasa Memiliki Rasa Komunitas
Menonton berita yang sama dengan orang lain pada waktu tertentu menciptakan rasa kebersamaan. Ini bukan hanya tentang mendapatkan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Mereka merasa terhubung dengan masyarakat di sekitar mereka.
6. Menikmati Ritme yang Lebih Lambat
Di tengah banjirnya pembaruan berita digital, mereka lebih memilih ritme yang lebih tenang. Mereka menginginkan ikhtisar komprehensif tentang peristiwa harian, bukan pembaruan yang konstan. Sifat ini juga tercermin dalam gaya hidup mereka yang lebih memilih jalan-jalan santai.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
