
Ilustrasi seseorang yang menutup telinga dengan ekspresi dingin saat orang lain sedang berbicara dan tampak sedih, mencerminkan kurangnya belas kasih./Freepik
JawaPos.com - Kata-kata memiliki kekuatan besar yang mampu membangun atau justru meruntuhkan perasaan orang lain.
Sayangnya, ada beberapa individu yang cenderung kurang memiliki belas kasih atau empati dalam interaksi mereka. Kekurangan ini sering tercermin jelas dari frasa yang mereka pilih untuk digunakan.
Melansir dari Geediting.com Minggu (28/9), terdapat tujuh ungkapan khusus yang sering digunakan oleh orang-orang tanpa belas kasih.
Frasa-frasa ini diucapkan tanpa menyadari betapa parah kerusakan emosional yang ditimbulkannya. Mari kita cermati tujuh ungkapan merusak tersebut agar kita bisa menghindarinya.
1. "Hanya urusan bisnis"
Frasa ini sering digunakan untuk melepaskan diri dari tanggung jawab emosional atas keputusan yang menyakitkan. Ungkapan ini menjadi izin untuk membenarkan tindakan yang mungkin berdampak buruk pada orang lain. Ini adalah cara memisahkan diri dari konsekuensi kemanusiaan yang ada.
2. "Saya tidak punya waktu untuk ini"
Dalam dunia yang serba cepat, godaan untuk menampik masalah orang lain dengan kalimat ini sangatlah besar. Mengucapkan ini menunjukkan kurangnya belas kasih dan meremehkan masalah yang sedang dihadapi orang lain. Semua orang membutuhkan waktu untuk didengarkan, meskipun Anda sedang sibuk.
3. "Hukum rimba"
Ungkapan ini sering dilontarkan oleh mereka yang minim belas kasih untuk membenarkan perilaku kejam dan egois. Frasa ini menyiratkan dunia adalah tempat yang keras, sehingga setiap orang harus bersikap keras untuk bertahan. Ini adalah cara melihat kebaikan sebagai kelemahan semata.
4. "Itu bukan masalah saya"
Ini adalah cara yang cepat dan mudah untuk melepaskan diri dari tanggung jawab atas penderitaan orang lain. Ungkapan ini menunjukkan penolakan untuk berempati dan mengabaikan perjuangan yang dialami orang lain. Padahal, menunjukkan pemahaman sudah bisa menjadi bentuk dukungan.
5. "Kamu terlalu sensitif"
Satu di antara frasa paling menyakitkan ini digunakan untuk membatalkan pengalaman atau perasaan orang lain. Kalimat ini menyiratkan bahwa masalahnya ada pada reaksi emosional mereka, bukan pada ucapan atau tindakan Anda. Ungkapan ini membuat seseorang merasa kecil dan tidak dipahami.
6. "Dunia ini kejam"
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022