
Ilustrasi seseorang berdiri di tengah lingkaran sosial, tetapi membelakangi semua orang dengan fokus hanya pada dirinya sendiri./Freepik
JawaPos.com - Bertemu dengan seseorang yang sangat berpusat pada diri sendiri tentu dapat menguras energi dan emosi.
Mereka seringkali tidak menyadari dampak perilaku mereka terhadap orang-orang di sekitarnya. Perilaku-perilaku ini langsung menunjukkan bahwa mereka hanya peduli pada diri sendiri.
Melansir dari Geediting.com Sabtu (27/9), terdapat sembilan perilaku yang menjadi sinyal kuat dari prioritas sejati mereka. Memahami tanda-tanda ini dapat membantu kita melindungi diri dari hubungan yang tidak sehat. Mari kita cermati sembilan perilaku tersebut.
1. Mengalihkan Pembicaraan pada Diri Sendiri
Individu yang egois memiliki kebutuhan besar untuk mengarahkan setiap topik kembali kepada pengalaman mereka. Tidak peduli apa yang Anda ceritakan, mereka akan selalu menemukan cara untuk menjadikannya tentang diri mereka. Ini adalah bukti bahwa mereka beranggapan hidup mereka paling penting.
2. Kurangnya Minat yang Tulus pada Orang Lain
Mereka cenderung tidak menunjukkan ketertarikan yang sungguh-sungguh pada kehidupan orang lain. Perhatian mereka bersifat dangkal dan hanya muncul sebatas bagaimana orang lain dapat melayani kebutuhan mereka. Perilaku ini membuat lawan bicara merasa diabaikan dan tidak dihargai.
3. Membutuhkan Validasi dan Pujian Terus-menerus
Orang yang egois memiliki rasa harga diri yang sangat rapuh. Mereka secara konstan mendambakan pujian dan pengakuan dari luar. Perilaku ini sering terlihat dalam tindakan pamer atau terus-menerus memancing sanjungan dari orang di sekitar.
4. Kesulitan Menerima Kritik
Mereka sulit sekali menerima kritik atau umpan balik negatif karena memiliki perasaan superior. Mereka akan bereaksi dengan penolakan, kemarahan, atau pembelaan diri. Ini berakar dari keyakinan bahwa mereka tidak mungkin melakukan kesalahan.
5. Ketidakmauan untuk Berkompromi
Sikap "cara saya atau tidak sama sekali" sangat umum di kalangan mereka yang egois. Mereka akan bersikeras segala sesuatu harus dilakukan sesuai keinginan mereka tanpa mempertimbangkan pandangan orang lain. Hal ini timbul dari keyakinan bahwa ide dan kebutuhan mereka adalah yang paling superior.
6. Selalu Memainkan Peran Korban
Mereka memiliki kecenderungan untuk memposisikan diri sebagai korban dan menolak bertanggung jawab atas kesalahan mereka. Taktik ini mengalihkan perhatian dari kesalahan mereka sendiri dan menarik simpati. Individu ini menghindari akuntabilitas dan perhatian orang lain.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
