Ilsutrasi seorang teman yang sedang mendengarkan curhatan./Freepik.
Setiap kali mereka bercerita, kamu ikut terseret dalam drama hubungan yang penuh konflik, manipulasi, dan energi negatif.
Padahal niatnya hanya ingin jadi pendengar yang baik, tapi tanpa sadar, hal ini bisa menguras tenaga emosional dan membuat kamu ikut stres.
Penelitian psikologi menunjukkan bahwa mendengar curhatan teman tentang toxic relationship tidak hanya berdampak pada pelaku hubungan itu sendiri, tetapi juga pada pendengarnya.
Sebuah studi menemukan bahwa terpapar cerita seputar hubungan toxic, bahkan hanya sebagai pendengar atau “konsultan”, dapat meningkatkan kecemasan, gejala depresi, hingga distress emosional.
Lebih jauh lagi, bentuk friendship victimization berhubungan langsung dengan meningkatnya masalah penyesuaian sosial dan kesehatan mental.
Dengan kata lain, mendukung teman yang terjebak dalam hubungan tidak sehat memang penting, tetapi ada risiko nyata pada kesejahteraan emosionalmu sendiri.
Nah, agar tidak ikut terseret ke dalam lingkaran negatif, mari kita bahas cara menghadapi teman yang toxic relationship tanpa kehilangan empati dan sekaligus tetap menjaga batasan diri.
Langsung saja, simak penjelasan berikut yang dilansir dari Spunout, Massachusetts Government dan Graceful Solutions.
1. Jadi Pendengar yang Sabar, Bukan Hakim
Hal paling pertama yang bisa kamu lakukan adalah murni mendengarkan. Kedengarannya sederhana, tapi justru ini yang paling sulit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022