
Ilustrasi seseorang yang FOMO dan merasa ditertawakan (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Apa itu FOMO? Mungkin kata yang satu ini sering kalian dengar di kalangan teman-teman Anda.
FOMO adalah singkatan dari Fear of Missing Out, yaitu perasaan takut ketinggalan sesuatu. Menurut Verywell Mind, perasaan ini biasanya muncul ketika kita merasa orang lain memiliki hidup yang lebih seru atau menyenangkan daripada kita.
Rasa takut ketinggalan ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari tidak mengikuti gosip terbaru, melewatkan tren, hingga tidak memiliki produk yang sedang populer.
Sebagai contoh, ketika Anda tidak diajak hangout bersama teman, mungkin muncul pikiran seperti, "Aku bakal ketinggalan gosip apa, ya?" atau "Jangan-jangan mereka ngomongin aku?" Pemikiran seperti inilah yang disebut sebagai bentuk FOMO.
Menurut Trust Pulse, sebanyak 69% generasi milenial pernah mengalami FOMO, dan 60% orang bahkan melakukan pembelian karena dorongan FOMO sering kali dalam waktu 24 jam agar tidak merasa tertinggal dari acara atau pengalaman tertentu.
Lalu, bagaimana cara menghindari FOMO? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini, dirangkum dari Verywell Mind dan Cleveland Clinic!
1. Lebih Dalam Lagi tentang FOMO
Mungkin kalian mengira bahwa kata yang satu ini adalah temuan baru dalam dunia psikologi di dekade belakangan ini. Tetapi ternyata tidak begitu.
Rasa takut ketinggalan momen seru atau fear of missing out (FOMO) ternyata bukanlah hal baru di era digital ini.
Meski istilahnya baru diperkenalkan pada tahun 1996 oleh seorang pakar pemasaran, Dr. Dan Herman, konsep tentang rasa "takut tertinggal" sebenarnya sudah bisa ditelusuri jauh ke belakang, bahkan dalam teks-teks kuno.
Bedanya, saat ini FOMO lebih mudah dikenali dan semakin sering dibicarakan karena pengaruh media sosial.
Media sosial menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat munculnya FOMO. Kehidupan sehari-hari kita seakan dibandingkan dengan potongan "highlight" kehidupan orang lain yang ditampilkan di dunia maya.
Foto liburan, pesta, hingga momen kecil yang tampak sempurna diunggah dan dipamerkan, menciptakan standar yang tidak realistis tentang bagaimana hidup "seharusnya" terlihat.
Akibatnya, banyak orang merasa hidup mereka kurang menarik atau bahkan tertinggal jauh dari teman-teman sebaya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
