Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 September 2025 | 22.07 WIB

Perilaku FOMO di Era Digital, Apakah Dampaknya Selalu Negatif atau Justru Sebaliknya? Begini Tinjauan Islam dalam Mengatasinya

Ilustrasi perilaku FOMO setelah melihat tren media sosial (Freepik) - Image

Ilustrasi perilaku FOMO setelah melihat tren media sosial (Freepik)

JawaPos.com - Kemajuan teknologi memberikan begitu banyak dampak bagi kehidupan manusia. Berbagai fenomena dan istilah baru, muncul di tengah hiruk-pikuk dunia seperti FOMO dan YOLO.

FOMO (Fear of Missing Out) adalah fenomena yang menggambarkan rasa takut tertinggal informasi ataupun tren. Hal ini muncul ketika melihat orang lain sudah lebih dulu mengetahui informasi atau tren terbaru, sehingga menghadirkan rasa cemas dalam diri.

Dikutip dari MANADOPOST.ID (JawaPos Group), fenomena FOMO menimbulkan tekanan sosial yang begitu besar. bahkan sampai berdampak negatif dalam jangka panjang.

Perilaku FOMO memiliki gejala seperti ketidakmampuan melepaskan diri dari handphone, terobsesi dengan status dan postingan orang lain, atau pun cemas ketika belum mengecek akun media sosial.

Karena itu, penting untuk memahami cara menghadapinya dan bersikap dengan bijak, agar tidak terperangkap dalam dampak negatif FOMO, melainkan mampu memandang fenomena ini dari sisi yang lebih positif.

Dikutip JawaPos.com dari penelitian berjudul Analisis Perilaku Fear of Missing Out di Instagram dalam Perspektif Hadits (2024), dijelaskan bahwa seseorang dianjurkan untuk memusatkan perhatian pada hal-hal yang bermanfaat serta meninggalkan aktivitas yang tidak memberi nilai, termasuk kebiasaan menghabiskan waktu di media sosial hanya demi validasi atau mengikuti tren yang sebenarnya kurang penting.

Dalam ajaran Islam, hal ini sejalan dengan sebuah hadits Rasulullah yang berbunyi, “Sesungguhnya di antara tanda baiknya keislaman seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya” (HR. Tirmidzi).

Di era digital saat ini, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan sumber informasi, tetapi juga menghadirkan berbagai fitur untuk memantau aktivitas orang lain, yang sering kali justru menjadi pemicu perasaan FOMO.

Ciri-Ciri FOMO

Berikut adalah ciri-ciri seseorang yang mengalami FOMO menurut Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir, dan Pemikiran Islam volume 5, nomor 3:

1. Penggunaan media sosial secara berlebihan

Individu dengan FOMO cenderung menghabiskan banyak waktu di media sosial untuk memastikan tidak ada informasi atau momen yang terlewat. Mereka kerap memeriksa beranda, cerita, maupun kolom komentar berulang kali setiap harinya.

2. Kecemasan dan ketidakstabilan emosi

Rasa khawatir sering muncul ketika melihat unggahan orang lain, misalnya terkait gaya hidup mewah, barang-barang baru, atau aktivitas di tempat populer. Hal ini membuat mereka merasa tertinggal dan tertekan untuk ikut melakukan hal serupa.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore