Ilustrasi gen z menggunakan pembayaran melalui qris. (Freepik)
JawaPos.com – Generasi Z, kelompok yang lahir antara 1997 hingga 2012, semakin meninggalkan penggunaan uang tunai dalam transaksi sehari-hari.
Gen Z lebih mengandalkan dompet digital, kartu nirsentuh, hingga aplikasi pembayaran seluler yang dianggap lebih praktis dan aman.
Berikut 7 alasan utama yang menjelaskan mengapa Gen Z lebih menyukai pembayaran digital dibandingkan membawa uang tunai, seperti dilansir dari laman Swipesum pada Minggu (7/9).
Gen Z hidup dalam dunia serba cepat, sehingga metode pembayaran digital lebih sesuai dengan gaya hidup mereka. Transaksi dengan dompet seluler atau kartu nirsentuh hanya memerlukan hitungan detik. Sementara uang tunai dinilai lambat karena butuh menghitung, menerima kembalian, dan lebih repot.
Pembayaran digital dianggap lebih aman karena dilengkapi teknologi enkripsi dan autentikasi biometrik. Gen Z merasa lebih terlindungi dibandingkan membawa uang tunai yang rawan hilang atau dicuri. Perlindungan tambahan ini menjadikan transaksi digital semakin dipercaya.
Baca Juga: Tren Gaya Hidup Modern Gen Z dalam Menjaga Kebugaran, Seperti Apa Manfaat Olahraga Malam?
Bagi Gen Z, membawa dompet penuh uang tunai terasa tidak efisien. Semua kebutuhan dapat dilakukan lewat ponsel atau kartu yang lebih ringkas. Dengan begitu, transaksi menjadi lebih sederhana dan ringan tanpa beban fisik.
Gen Z lebih tertarik pada metode pembayaran yang memberi keuntungan tambahan. Dompet digital dan aplikasi peritel sering menawarkan poin, diskon, atau cashback. Hal ini membuat pembayaran digital terasa lebih bernilai dibandingkan sekadar menggunakan uang tunai.
Pembayaran digital memungkinkan Gen Z melacak pengeluaran secara real-time. Catatan transaksi otomatis tersimpan dalam aplikasi, sehingga memudahkan mereka mengatur anggaran. Transparansi ini tidak bisa diperoleh jika hanya mengandalkan uang tunai.
Semakin banyak Gen Z yang jarang atau bahkan tidak lagi menggunakan ATM. Hal ini disebabkan ketergantungan mereka pada aplikasi transfer dan dompet digital. Uang tunai pun hanya digunakan pada keadaan darurat atau saat opsi digital tidak tersedia.
Bagi Gen Z yang belum memiliki rekening bank, aplikasi pembayaran menjadi solusi keuangan. Layanan seperti Venmo atau Cash App memberi akses transaksi tanpa harus masuk ke sistem perbankan tradisional. Hal ini membuat pembayaran digital terasa lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
