Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 19.49 WIB

7 Alasan Utama Gen Z Enggan Bawa Uang Tunai dan Lebih Suka Bayar Digital dengan Kecepatan dan Keamanan Tinggi

Ilustrasi gen z menggunakan pembayaran melalui qris. (Freepik)

JawaPos.com – Generasi Z, kelompok yang lahir antara 1997 hingga 2012, semakin meninggalkan penggunaan uang tunai dalam transaksi sehari-hari.

Gen Z lebih mengandalkan dompet digital, kartu nirsentuh, hingga aplikasi pembayaran seluler yang dianggap lebih praktis dan aman.

Berikut 7 alasan utama yang menjelaskan mengapa Gen Z lebih menyukai pembayaran digital dibandingkan membawa uang tunai, seperti dilansir dari laman Swipesum pada Minggu (7/9).

  1. Kemudahan dan Kecepatan

Gen Z hidup dalam dunia serba cepat, sehingga metode pembayaran digital lebih sesuai dengan gaya hidup mereka. Transaksi dengan dompet seluler atau kartu nirsentuh hanya memerlukan hitungan detik. Sementara uang tunai dinilai lambat karena butuh menghitung, menerima kembalian, dan lebih repot.

  1. Tingkat Keamanan Lebih Tinggi

Pembayaran digital dianggap lebih aman karena dilengkapi teknologi enkripsi dan autentikasi biometrik. Gen Z merasa lebih terlindungi dibandingkan membawa uang tunai yang rawan hilang atau dicuri. Perlindungan tambahan ini menjadikan transaksi digital semakin dipercaya.

  1. Praktis Tanpa Harus Membawa Fisik Uang

Bagi Gen Z, membawa dompet penuh uang tunai terasa tidak efisien. Semua kebutuhan dapat dilakukan lewat ponsel atau kartu yang lebih ringkas. Dengan begitu, transaksi menjadi lebih sederhana dan ringan tanpa beban fisik.

  1. Integrasi dengan Program Loyalitas dan Cashback

Gen Z lebih tertarik pada metode pembayaran yang memberi keuntungan tambahan. Dompet digital dan aplikasi peritel sering menawarkan poin, diskon, atau cashback. Hal ini membuat pembayaran digital terasa lebih bernilai dibandingkan sekadar menggunakan uang tunai.

  1. Pengelolaan Keuangan Lebih Mudah

Pembayaran digital memungkinkan Gen Z melacak pengeluaran secara real-time. Catatan transaksi otomatis tersimpan dalam aplikasi, sehingga memudahkan mereka mengatur anggaran. Transparansi ini tidak bisa diperoleh jika hanya mengandalkan uang tunai.

  1. Minim Interaksi dengan ATM

Semakin banyak Gen Z yang jarang atau bahkan tidak lagi menggunakan ATM. Hal ini disebabkan ketergantungan mereka pada aplikasi transfer dan dompet digital. Uang tunai pun hanya digunakan pada keadaan darurat atau saat opsi digital tidak tersedia.

  1. Inklusi Keuangan Melalui Aplikasi Digital

Bagi Gen Z yang belum memiliki rekening bank, aplikasi pembayaran menjadi solusi keuangan. Layanan seperti Venmo atau Cash App memberi akses transaksi tanpa harus masuk ke sistem perbankan tradisional. Hal ini membuat pembayaran digital terasa lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore