
Ilustrasi seseorang dengan impostor syndrome (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Imposter syndrome adalah kondisi psikologis ketika seseorang merasa tidak cukup atau takut dianggap 'palsu' meski sudah meraih banyak keberhasilan dalam hidup maupun karier.
Orang dengan sindrom ini sering menganggap keberhasilan mereka hanya karena keberuntungan, bukan kemampuan atau kerja keras.
Akibatnya, muncul ketakutan berlebihan akan dianggap "palsu" oleh orang lain, meskipun bukti pencapaian jelas ada di depan mata.
Fenomena ini bisa dialami siapa saja mulai dari pelajar, pekerja, hingga profesional yang sudah cukup mahir di bidangnya.
Berdasarkan penelitian oleh Salari et al (2025), secara global, 62% individu memiliki impostor syndrome. Angka yang cukup banyak bukan?
Jika tidak ditangani, imposter syndrome dapat memengaruhi rasa percaya diri, kesehatan mental, dan bahkan menghambat perkembangan karier.
Ingin tahu lebih lanjut tentang impostor syndrome? Simak penjelasannya berikut yang dilansir dari Mclean Hospital dan Mindful Health Solution.
1. Penyebab Impostor Syndrome
Tidak ada satu penyebab pasti dari imposter syndrome, namun faktor budaya, lingkungan, dan dinamika keluarga berperan besar dalam perkembangannya.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa pola asuh di masa kecil, cara keluarga menilai prestasi, hingga tuntutan sosial bisa menanamkan rasa tidak pernah cukup dalam diri seseorang.
Misalnya, ada orang yang tumbuh dalam keluarga yang selalu membandingkan mereka dengan saudara yang dianggap "lebih pintar."
Kondisi ini mendorong kebutuhan untuk selalu membuktikan diri, tetapi berapa pun pencapaian yang diraih, rasa "tidak cukup pintar" tetap melekat.
Sebaliknya, ada juga orang yang sejak kecil selalu dipuji berlebihan atas segala kemampuannya dan unggul pada materi sekolah dasar.
Ketika dewasa dan menemui kenyataan bahwa mereka tidak bisa unggul dalam semua hal, muncullah keraguan terhadap nilai diri dan muncul pertanyaan "Apakah pujian yang dulu benar-benar mencerminkan diri saya?"

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
