Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 04.20 WIB

Waspada Akar dari Burnout! Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi Toxic Productivity agar Hidup Lebih Seimbang

Ilustrasi seseorang dengan toxic productivity (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Toxic productivity adalah kondisi ketika seseorang terlalu memaksakan diri untuk terus bekerja dan merasa bersalah saat beristirahat, yang akhirnya justru bisa berujung pada burnout dan masalah kesehatan mental.

Mungkin kalian bertanya - tanya "Lah bukannya produktif itu bagus ya?" Pada dasarnya, melakukan hal yang produktif memang bagus.

Namun, seperti peribahasa yang kita ketahui, semua hal yang berlebihan itu tidak baik. obsesi terhadap produktivitas yang berlebihan akan membawa dampak buruk pada fisik dan mental.

Nah, salah satu dampaknya adalah burnout. Menurut Indeed, ada peningkatan kasus burnout pada karyawan sebanyak 52% pada tahun 2021.

Tentunya hal ini menunjukan bahwa toxic productivity dapat menimbulkan dampak yang buruk pada tubuh dan mental serta efisiensi profesional. 

Ingin tahu apakah yang kalian lakukan adalah tindakan toxic productivity? Simak penjelasannya berikut yang dilansir dari Psychology Today dan Medium. 

1. Indikasi atau Gejala Toxic Productivity

Seseorang yang memiliki toxic productivity, terus-menerus terobsesi dengan produktivitas bahkan hingga mengorbankan kesehatan, waktu, keluarga dan Istirahat.

Tentunya, gejala toxic productivity dapat diidentifikasi dengan melihat beberapa poin berikut ini.

  • Rasa bersalah ketika beristirahat

Gejala yang pertama adalah tidak mampunya seseorang untuk beristirahat dengan tenang. 

Duduk santai tanpa melakukan apa pun sering dianggap membuang waktu, sehingga tubuh boleh jadi istirahat, tapi pikiran tetap sibuk menyalahkan diri sendiri.

  • Perasaan "tidak pernah cukup" 

Bahkan setelah seharian penuh bekerja atau menyelesaikan banyak hal, masih saja muncul pikiran bahwa apa yang dilakukan kurang produktif. 

Akhirnya, penghargaan terhadap usaha sendiri jadi minim, dan rasa lelah justru semakin menumpuk.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore