Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 02.29 WIB

Takut Ditolak dan Terlalu Sensitif terhadap Penolakan? Kenali Rejection Sensitivity, Penyebab, Dampak, dan Solusinya

Ilustrasi seseorang yang berbalik badan saat dihadapi penolakan (Dok. Pexels) - Image

Ilustrasi seseorang yang berbalik badan saat dihadapi penolakan (Dok. Pexels)

JawaPos.com - Alasan seseorang merasa takut ditolak memiliki beberapa faktor dan alasan dalam dunia psikologi.

Perasaan takut ditolak adalah hal yang wajar terjadi pada setiap orang. Namun pada kasus tertentu, perasaan takut ini dapat menjadi gangguan.

Beberapa orang memiliki perasaan takut ditolak yang berlebihan. Misalnya dalam lingkungan pekerjaan, pertemanan bahkan keluarga.

Dalam kasus ekstrem, seseorang dapat menjangkit atau memiliki Rejection Sensitive Dysphoria (RSD). 

Seseorang dengan kondisi ini bisa merasakan sakit emosional yang disebabkan oleh kegagalan atau yang paling penting penolakan.

Menariknya, menurut Cleveland Clinic, RSD sering dikaitkan dengan Individu yang memiliki gangguan ADHD. 

Para pakar memiliki hipotesis bahwa hal ini terjadi karena perbedaan pada struktur otak pengidap gangguan ini. Namun, tidak selalu ini kasusnya.

Ingin tahu lebih lanjut tentang perasaan takut ditolak ini? Simak penjelasan berikut yang dilansir dari Cleveland Clinic dan Psychology Today. 

Gejala Rejection Sensitivity

Dilansir dari Psychology Today, tingginya sensitivitas seseorang terhadap penolakan memiliki beberapa indikasi yaitu: 

  • Standar yang terlalu tinggi

Seseorang dengan rejection sensitivity biasanya hidup dengan standar yang terlalu tinggi untuk dirinya sendiri. 

Alih-alih menjadi motivasi, standar ini sering kali berubah jadi beban yang membuat mereka mudah merasa bersalah atau malu ketika tidak bisa memenuhi ekspektasi itu. 

Rasa bersalah yang berlebihan ini kemudian mendorong mereka untuk menarik diri, seakan melakukan "serangan pencegahan" agar tidak perlu menghadapi kemungkinan ditolak.

  • Perasaan marah dan tindakan agresif

Dalam beberapa kasus, penolakan atau bahkan sekadar dugaan akan penolakan bisa memicu reaksi agresif atau kemarahan terhadap orang lain. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore