Manajemen waktu efektif berperan penting dalam menjaga kesehatan mental dan meningkatkan produktivitas
JawaPos.com – Di tengah kesibukan modern, banyak orang merasa 24 jam sehari tidak lagi cukup. Tugas menumpuk, deadline mengejar, hingga waktu istirahat pun sering terabaikan.
Namun, penelitian psikologi menunjukkan bahwa masalah tersebut bukan hanya soal banyaknya pekerjaan, melainkan bagaimana seseorang mengatur waktunya.
Menurut Psychology Today (2023), manajemen waktu tidak bisa dilepaskan dari aspek psikologis, seperti motivasi, kebiasaan, dan persepsi seseorang terhadap waktu. Mereka yang mampu mengatur waktu secara efektif cenderung lebih tenang, fokus, dan memiliki kesehatan mental yang lebih baik dibandingkan individu yang sering menunda pekerjaan.
Baca Juga: Mau Hubungan Awet? Begini Cara Psikologi Membantu Pasangan Bangun Cinta yang Kuat dan Tahan Ujian
Mengapa Manajemen Waktu Penting?
Studi yang dipublikasikan oleh Mental Health Center (2021) menyebutkan bahwa manajemen waktu berperan penting dalam menurunkan tingkat stres. Ketika seseorang bisa membuat prioritas, ia akan merasa lebih terkontrol atas aktivitasnya. Sebaliknya, kebiasaan menunda (prokrastinasi) sering dikaitkan dengan munculnya kecemasan, kelelahan, bahkan depresi ringan.
Selain itu, penelitian Journal of Psychology and Behavioral Sciences (2022) mengungkap bahwa kemampuan mengatur waktu berhubungan langsung dengan performa kerja. Karyawan yang memiliki keterampilan manajemen waktu lebih baik cenderung lebih produktif, efisien, dan puas dengan pekerjaannya.
Baca Juga: Kreativitas Bukan Sekadar Bakat: Psikologi di Balik Ide-Orisinal yang Bisa Buka Peluang Tak Terduga
Hubungan Psikologi dengan Pola Mengatur Waktu
Psikologi menekankan bahwa cara seseorang memandang waktu sangat memengaruhi perilakunya. Misalnya, individu dengan kecenderungan time anxiety (kecemasan akan waktu) cenderung merasa tertekan oleh deadline, sehingga lebih mudah stres. Sementara itu, mereka yang memiliki time optimism biasanya lebih santai, tetapi berisiko menunda pekerjaan.
Penelitian yang dipublikasikan di National Library of Medicine (2019) juga menunjukkan bahwa strategi manajemen waktu tidak hanya meningkatkan kinerja, tetapi juga memperbaiki keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance). Dengan kata lain, mengatur waktu bukan hanya soal produktivitas, tetapi juga tentang kesehatan mental jangka panjang.
Strategi Efektif Mengatur Waktu Menurut Psikologi
Beberapa psikolog menyarankan strategi sederhana namun efektif untuk membantu mengatur waktu:
Tentukan prioritas dengan jelas. Metode seperti Eisenhower Matrix dapat membantu memilah mana yang penting dan mendesak.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
