Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Agustus 2025 | 05.30 WIB

Mau Hubungan Awet? Begini Cara Psikologi Membantu Pasangan Bangun Cinta yang Kuat dan Tahan Ujian

Komunikasi, empati, dan regulasi emosi adalah kunci hubungan percintaan yang sehat dan tahan lama

JawaPos.com – Hubungan percintaan bukan hanya urusan perasaan, tetapi juga dipengaruhi faktor psikologis. Penelitian modern menunjukkan, pola pikir, emosi, hingga cara mengelola konflik sangat menentukan kualitas hubungan.

Cinta sering dianggap sekadar urusan hati. Padahal, di balik rasa sayang dan keromantisan, ada proses psikologis yang bekerja mengatur dinamika hubungan.

Sejumlah penelitian psikologi menegaskan bahwa cara pasangan berpikir, berkomunikasi, dan merespons konflik memiliki peran besar dalam menjaga keutuhan percintaan.

Bagaimana Psikologi Memengaruhi Cinta?

American Psychological Association (APA) menjelaskan bahwa saat jatuh cinta, otak melepaskan dopamin, oksitosin, dan serotonin yang memengaruhi rasa bahagia, keterikatan, dan ketenangan (APA, Brain on Love). Namun, perasaan saja tidak cukup. Hubungan yang langgeng membutuhkan keterampilan psikologis seperti empati, komunikasi efektif, dan regulasi emosi.

Sebuah studi dari Psychology of Healthy Relationships (2023) menyebut bahwa pasangan yang terbiasa mengelola konflik dengan cara sehat, bukan menghindari atau meluapkannya secara berlebihan, memiliki tingkat kepuasan hubungan lebih tinggi. Hal ini sejalan dengan pandangan Psikolog Universitas Sussex yang menekankan pentingnya “keamanan emosional” sebagai fondasi cinta yang sehat.

Peran Psikologi dalam Dinamika Hubungan

Kognitif dan Persepsi

Menurut Psychology Today (2024), perbedaan cara pandang bisa memicu cognitive dissonance atau ketidakselarasan pikiran dalam hubungan. Misalnya, ketika seseorang ingin kebebasan lebih besar sementara pasangannya menuntut kedekatan, hal ini bisa menimbulkan konflik jika tidak diolah dengan komunikasi yang jujur.

Emosi dan Regulasi Diri

Studi dari Universitas Gadjah Mada menegaskan bahwa kemampuan mengatur emosi berhubungan langsung dengan kualitas relasi. Pasangan yang mampu menunda reaksi marah dan memilih berdialog dengan tenang cenderung lebih mudah menyelesaikan masalah.

Komunikasi sebagai Kunci

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore