Ilustrasi perempuan yang sedang antusias (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Pernah tidak kamu merasa, "Kok aku beda banget ya dibandingkan dulu?" Misalnya, dulu kamu gampang meledak-ledak, namun sekarang lebih kalem. Atau dulu kamu super sosial, tapi kini lebih suka menyendiri.
Pertanyaannya, apakah itu hanya perasaan semata atau memang kepribadian kita bisa berubah seiring bertambahnya usia? Banyak orang percaya bahwa karakter adalah sesuatu yang 'abadi' terbentuk sejak kecil, dan sulit diubah.
Namun, sejumlah penelitian psikologi justru membongkar fakta mengejutkan. Kepribadian manusia ternyata lebih lentur daripada yang kita kira. Berikut faktanya!
Kepribadian Bukan Batu, Tapi Tanaman yang Tumbuh
Melansir dari Psychology Today, penelitian menunjukkan bahwa kepribadian kita terus berkembang. Seiring bertambahnya usia, banyak orang justru semakin ramah, bertanggung jawab, dan lebih tenang secara emosional.
Ilmuwan menyebut proses ini sebagai personality maturation. Artinya, manusia tidak berhenti berubah. Kita bisa menjadi versi yang lebih dewasa, bahkan tanpa kita sadari.
Perubahan paling signifikan biasanya terjadi antara usia 20 sampai 50 tahun. Di fase ini, seseorang cenderung lebih disiplin, lebih peduli pada orang lain, dan lebih stabil emosinya dibanding masa remaja.
Hal ini bisa dimengerti, karena pada rentang usia ini orang menghadapi tanggung jawab besar seperti kuliah, karier, pernikahan, hingga mengurus keluarga. Situasi-situasi ini memaksa kita beradaptasi, yang akhirnya membentuk kepribadian baru.
Saat Usia 60-an, Kepribadian Bisa 'Balik Arah'
Menariknya, menurut laporan The Atlantic, perubahan tidak berhenti di usia produktif saja. Saat memasuki usia 60 tahun ke atas, banyak orang mengalami 'gelombang kedua' perubahan kepribadian.
Mereka cenderung kehilangan sifat keterbukaan terhadap hal-hal baru, menjadi kurang aktif secara sosial, dan tingkat kecemasan bisa meningkat kembali.
Kondisi kesehatan, pensiun, dan kehilangan orang terdekat jadi faktor utama yang memengaruhi perubahan ini.
Bertambah Tua Akan Bertambah Bijak
Meski begitu, bertambahnya usia bukanlah kabar buruk. Justru, banyak penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa dan lansia lebih mampu mengelola emosi negatif, lebih bijak dalam mengambil keputusan, dan lebih penuh empati. Dengan kata lain, semakin tua seseorang, semakin ia paham cara menikmati hidup.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
