
Ilustrasi seorang karyawan merasa stres di tempat kerja karena menghadapi atasan yang manipulatif (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Manipulasi adalah proses ketika seseorang mencoba memengaruhi pikiran, emosi, dan perilaku orang lain untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
Seseorang yang manipulatif, atau sering disebut manipulator, sangat lihai dalam menyusun kata-kata dan melakukannya dengan cara yang halus. Akibatnya, korban sering kali tidak menyadarinya.
Tindakan manipulatif dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Pelakunya pun sangat beragam, bisa jadi dari keluarga terdekat, atau bahkan atasanmu sendiri.
Menurut Novita WD dalam buku 'Dark Psychology', ada beberapa contoh perilaku manipulasi yang sering ditemui di tempat kerja. Situasi akan semakin memburuk apabila pelakunya adalah atasanmu.
Coba perhatikan lingkungan kerjamu, apakah kamu pernah mendapatkan perilaku-perilaku ini dari atasanmu?
1. Pujian Berlebih
Kamu mungkin pernah menghadapi situasi ketika pekerjaanmu sangat banyak hingga merasa kewalahan. Kamu sering bersedia lembur, meskipun itu membuatmu kurang istirahat berhari-hari. Suatu hari, atasanmu datang menghampiri dan memberikan senyum padamu. Ia memuji kemampuanmu dalam menyelesaikan pekerjaan, bahkan menyampaikan bahwa keberhasilan perusahaan ada di tanganmu. Tanpa kehadiranmu, perusahaan mungkin akan bangkrut.
Ia kemudian mulai meminta agar kamu menyelesaikan tugas tambahan di luar lingkup kerja. Hal ini membuat kamu merasa kesulitan untuk menolak permintaannya. Kamu merasa terdorong untuk membantu menyelesaikan tugas tersebut karena tidak ingin membuatnya kecewa. Akhirnya kamu setuju, meskipun itu berarti harus menunda pekerjaanmu sendiri.
Dalam kasus ini, atasanmu telah menggunakan teknik manipulasi psikologis dengan memberikan pujian berlebih untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Ia menekankan betapa pentingnya kehadiranmu, dan membuat kamu merasa bersalah jika menolak untuk memberikan bantuan. Manipulator selalu menggunakan pujian sebagai alat untuk mengendalikan orang lain. Mereka melakukannya tanpa ketulusan, dan semata-mata untuk kepentingan pribadi. Akibatnya, kamu harus mengorbankan kewarasanmu demi memenuhi permintaannya.
2. Guilt Tripping
Guilt tripping adalah cara untuk membuat seseorang merasa bersalah, sehingga pelaku dapat mengendalikan atau memengaruhi orang lain. Bentuk guilt tripping sangat beragam, mulai dari menyalahkan, merendahkan, hingga mempermainkan emosi.
Di dunia kerja, atasan yang manipulatif bisa berubah sewaktu-waktu dan mempermainkan emosi karyawan dengan sangat mudah. Di satu waktu, ia bisa saja memuji kemampuanmu. Namun, di waktu lain, ia sangat mungkin menyalahkan dan merendahkanmu, terutama jika kamu menolak permintaannya. Misalnya, ketika kamu menolak untuk lembur dan mengerjakan tugas di luar tanggung jawab, ia akan mulai merendahkan kemampuanmu, atau membandingkanmu dengan karyawan lain.
Atasan manipulatif juga akan mengungkit kebaikan yang pernah dilakukannya, sehingga membuat korban merasa bahwa setiap pencapaian karier dapat terjadi karena bantuannya. Hal ini dapat memicu hilangnya rasa percaya diri, perasaan tidak berharga, hingga merendahkan diri sendiri.
3. Pemerasan Emosional
Teknik manipulasi berupa pemerasan emosional dilakukan untuk memaksa seseorang melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak ingin mereka lakukan. Contohnya, karyawan diminta untuk lembur lebih dari 4 jam per hari dan diancam akan dipecat apabila tidak setuju untuk bekerja lembur.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
