Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Agustus 2025 | 16.06 WIB

Kata Kunci yang Hanya Digunakan Secara Tepat oleh Orang Berkecerdasan Emosional Tinggi

Ilustrasi sepasang individu yang sedang berdiskusi dengan senyum, menunjukkan komunikasi yang jujur dan saling pengertian./Freepik - Image

Ilustrasi sepasang individu yang sedang berdiskusi dengan senyum, menunjukkan komunikasi yang jujur dan saling pengertian./Freepik

JawaPos.com - Kecerdasan emosional sering diukur dari kemampuan mengelola perasaan diri sendiri dan orang lain secara tepat.

Satu di antara cara paling mudah untuk mengidentifikasi kecerdasan emosional adalah melalui pilihan kata-kata seseorang.

Pilihan kata yang digunakan orang-orang ini mencerminkan pemahaman mendalam tentang hubungan.

Melansir dari Geediting.com Selasa (12/8), terdapat dua belas kata kunci tertentu yang hanya digunakan secara tepat oleh orang-orang ber-EQ tinggi.

Penggunaan kata-kata ini bukan sekadar kebiasaan verbal biasa, tetapi wujud kesadaran emosional.

Kata-kata ini menunjukkan pola pikir yang terfokus pada pertumbuhan, empati, dan komunikasi efektif.

1. Perhatikan dan Penasaran

Orang-orang cerdas emosional akan menggunakan kata "perhatikan" (notice) untuk mengakui detail kecil. Ini menunjukkan mereka hadir sepenuhnya dalam suatu interaksi. Mereka juga mengganti "bingung" dengan "penasaran" (curious) saat menghadapi situasi yang tidak mereka pahami.

Kata "penasaran" menunjukkan keinginan untuk belajar. Sebaliknya, kata "bingung" sering kali menyiratkan adanya batasan dalam pemikiran.

2. Perspektif dan Navigasi

Alih-alih "opini" (opinion), mereka lebih memilih "perspektif" (perspective). Kata ini mengakui bahwa setiap sudut pandang berakar pada pengalaman unik seseorang. Saat menghadapi masalah, mereka menggunakan kata "navigasi" (navigate) sebagai pengganti "mengatasi" (deal with).

"Navigasi" menunjukkan keterampilan, perjalanan, dan keinginan untuk mencapai tujuan. Sedangkan "mengatasi" sering kali terdengar seperti sedang menghadapi kesulitan.

3. Apresiasi dan Rasa

Mereka menggunakan kata "apresiasi" (appreciate) untuk mengakui nilai atau upaya orang lain. Ini merupakan pengganti dari kata "terima kasih" yang terkesan sangat standar. Kata ini mengandung makna penghargaan yang lebih mendalam.

Satu di antara kata yang jarang digunakan adalah "rasa" (sense), yang menunjukkan mereka mengakui intuisi atau apa yang tidak diungkapkan secara lisan. Ini adalah pengakuan akan hal-hal yang tidak diucapkan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore