
Ilustrasi seseorang yang duduk sendirian di kafe, melihat orang lain berinteraksi, dan tampak merenungkan ucapan yang baru saja keluar dari mulutnya./Freepik
JawaPos.com - Sering kali kita bertemu dengan orang yang tampak canggung dalam interaksi sosial sehari-hari. Mereka mengucapkan hal-hal tertentu tanpa memahami bagaimana ucapan tersebut dapat memengaruhi orang lain. Keadaan ini bisa jadi tidak disadari oleh pelakunya.
Melansir dari Geediting.com Minggu (10/8), fenomena ini menarik untuk disimak dari sudut pandang psikologi.
Ada tujuh frasa spesifik yang sering diucapkan tanpa disadari. Mari kita kupas lebih dalam apa saja ungkapan tersebut dan bagaimana dampaknya.
1. "Hanya Bercanda"
Humor adalah alat yang kuat untuk menjalin koneksi dengan sesama. Namun, orang yang canggung sering menggunakan frasa ini setelah melontarkan lelucon. Mereka melakukannya untuk mengurangi dampak kata-kata.
Ini seolah mereka ingin menarik kembali ucapan tersebut jika ternyata tidak diterima dengan baik. Kebiasaan ini bisa membuat orang lain merasa bingung atau tidak nyaman.
2. "Maaf, tapi…"
Ungkapan ini sering digunakan untuk memulai pendapat atau kritik. Permintaan maaf di awal kalimat membuat pesan yang disampaikan terkesan kurang percaya diri. Ini dapat menciptakan kesan seseorang tidak yakin akan dirinya.
Penggunaan frasa ini dapat membuat orang lain meragukan kemampuan diri kita. Padahal, kita berhak menyampaikan pendapat secara langsung.
3. "Bukan Masalah Besar"
Tujuan dari frasa ini biasanya untuk meredakan situasi agar tidak terlihat berlebihan. Namun, ucapan ini bisa menjadi masalah dalam hubungan. Frasa ini justru bisa meremehkan perasaan orang lain yang mungkin sudah merasa tersinggung.
Hal ini bisa membuat orang lain merasa seolah perasaannya tidak divalidasi. Validasi emosi adalah kunci untuk membangun hubungan yang sehat.
4. "Tidak Tahu"
Orang yang canggung secara sosial sering menggunakan frasa ini sebagai mekanisme pertahanan. Ungkapan ini adalah cara untuk menghindari tanggung jawab. Selain itu, mereka juga menghindari potensi kritik.
Menurut psikologi, orang yang sering mengatakan "tidak tahu" dianggap kurang percaya diri dan bimbang. Frasa ini dapat membuat orang lain meremehkan kemampuan kita dalam berbagai situasi.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
