
Ilustrasi seseorang yang mencoba mengatur berbagai hal di sekitarnya, melambangkan kebutuhan akan kendali untuk merasa aman dalam situasi tertentu. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertemu seseorang yang selalu mengatur segalanya atau ingin memegang kendali penuh? Kebiasaan ini mungkin lebih dari sekadar watak biasa. Psikologi mengemukakan bahwa itu bisa menjadi cara mereka mengatasi perasaan tidak aman.
Melansir dari Geediting.com Jumat (1/8), memahami perilaku manusia memang sulit, namun ada tanda-tanda halus yang dapat dikenali. Tanda-tanda ini menunjukkan seseorang menggunakan kontrol sebagai jaring pengaman emosionalnya. Mari kita telusuri tujuh tanda umum tersebut yang perlu Anda ketahui.
1. Selalu Mikromanajemen Situasi
Beberapa orang tidak bisa tinggal diam dan membiarkan suatu hal mengalir begitu saja. Mereka akan terus mengganggu, memantau setiap detail, dan mengontrol jalannya suatu kegiatan. Perilaku ini disebut mikromanajemen.
Seseorang yang mencari rasa aman dalam kendali, mikromanajemen bukan soal bersikap menyebalkan. Ini adalah cara mereka untuk mengurangi ketidakpastian dan membangun rasa aman.
2. Tidak Mampu Menerima Kritik
Menerima kritik, meski membangun, bukanlah hal mudah bagi setiap orang. Namun, bagi individu yang berorientasi pada kendali, kritik dapat menjadi pemicu ancaman yang kuat. Mereka melihat kritik sebagai ancaman terhadap rasa aman mereka.
Kritik dianggap sebagai serangan pribadi terhadap rasa aman yang telah mereka bangun secara hati-hati. Saat seseorang bereaksi kuat terhadap kritik, itu mungkin wujud kebutuhan mereka akan kendali.
3. Sulit Beradaptasi dengan Fleksibilitas
Perubahan adalah bagian tak terhindarkan dalam hidup yang sering kali di luar kendali kita. Namun, bagi sebagian orang, perubahan bukanlah hal tidak nyaman biasa, melainkan sangat menakutkan. Rutinitas dan keteraturan adalah perisai mereka.
Kepatuhan yang kaku terhadap rutinitas adalah tanda jelas seseorang mencari rasa aman dalam kendali. Sifat tak terduga dari perubahan menjadi sangat mengganggu bagi mereka.
4. Mengalami Masalah dalam Kepercayaan
Membangun kepercayaan membutuhkan waktu dan juga kesabaran ekstra dari kedua belah pihak. Hal itu juga menuntut kita melepaskan kendali dan membuka diri terhadap kerentanan. Namun, sebagian orang menganggap ini sangat menantang.
Pria atau wanita yang kesulitan memercayai orang lain sering melakukannya demi mempertahankan kendali. Bagi mereka, memercayai orang lain seolah-olah menyerahkan kendali sepenuhnya.
5. Tingkat Kecemasan Mereka Sangat Tinggi

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
