Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Juli 2025 | 21.00 WIB

Menurut Studi, Usia 27–35 Tahun Disebut sebagai Waktu Terbaik Seseorang Menemukan Cinta Sejati

Pasangan berjalan berdua saat matahari terbenam. (dok. Freepik) - Image

Pasangan berjalan berdua saat matahari terbenam. (dok. Freepik)

JawaPos.com - Jika kamu merasa belum bertemu cinta sejati di usia 20-an awal, tenang saja, bisa jadi kamu memang belum masuk fase terbaik untuk itu.

Sebuah studi menarik mengungkapkan bahwa kemungkinan seseorang menemukan pasangan ideal justru paling tinggi saat mereka berusia antara 27 hingga 35 tahun.

Penemuan ini berasal dari teori yang dijelaskan oleh Dr. Hannah Fry, seorang ahli matematika dan penulis buku The Mathematics of Love.

Dalam penelitiannya, ia menggunakan pendekatan logis bernama optimal stopping theory, sebuah konsep matematis yang awalnya digunakan dalam pengambilan keputusan, namun ternyata juga bisa diterapkan dalam urusan cinta.

Teori ini menjelaskan bahwa untuk membuat keputusan terbaik (termasuk dalam memilih pasangan), kita perlu "melewati" atau menolak sekitar 37% dari pilihan yang tersedia terlebih dahulu.

Dalam konteks hubungan romantis, ini berarti seseorang perlu menjalani pengalaman dan hubungan dengan beberapa orang terlebih dahulu, bukan untuk main-main, tapi agar punya cukup pembelajaran sebelum benar-benar bisa mengenali pasangan yang paling tepat.

Usia 27–35: Masa Di Mana Kita Lebih Siap Membedakan Cinta yang Sesungguhnya

Sebelum usia 27, banyak orang masih berada dalam fase eksplorasi, mengenal berbagai tipe kepribadian, merasakan jatuh cinta, dan mungkin juga patah hati.

Justru dari proses itu kita belajar banyak hal: mana yang kita butuhkan, mana yang hanya keinginan sesaat, dan nilai apa yang benar-benar penting dalam sebuah hubungan jangka panjang.

Setelah memasuki usia akhir 20-an hingga pertengahan 30-an, sebagian besar orang dianggap telah melewati masa pembelajaran tersebut.

Di fase inilah, berdasarkan teori Dr. Fry, seseorang mulai lebih mampu membuat keputusan romantis yang matang, realistis, dan tidak sekadar berdasarkan emosi atau fantasi.

Menariknya, teori ini tidak mengklaim bahwa cinta sejati hanya bisa datang di usia tersebut.

Namun, secara statistik, peluang untuk memilih dengan benar dan mempertahankan hubungan sehat cenderung meningkat di rentang usia itu.

Jadi, Belum Ketemu Cinta Sejati? Bisa Jadi Kamu Masih Dalam Prosesnya

Banyak orang merasa cemas atau tertekan ketika belum juga bertemu pasangan yang cocok di usia 25-an.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore