
Ilustrasi pasangan yang tidak peduli, menggambarkan kontras antara penampilan luar dan niat tersembunyi./Freepik
JawaPos.com - Beberapa individu sering tampil sangat sopan dan baik hati di permukaan.
Namun, di balik penampilan itu, mereka bisa saja menyembunyikan sisi yang kejam dan manipulatif. Mengenali orang seperti ini sering kali menjadi tantangan besar.
Melansir dari Geediting.com Selasa (29/7), ada delapan pola perilaku yang sering ditunjukkan oleh mereka. Pola-pola ini membantu kita lebih waspada dan mampu melindungi diri. Mari kita cermati lebih dalam ciri-cirinya.
Pujian dari orang ini sering terasa tidak tulus dan terkesan dilebih-lebihkan. Mereka menggunakan sanjungan untuk mendapatkan kepercayaan atau mengendalikan orang lain. Pujian ini hanyalah kedok untuk agenda tersembunyi.
Tujuannya adalah membuat Anda merasa nyaman dan menurunkan pertahanan diri. Setelah itu, mereka akan lebih mudah memanipulasi situasi.
Alih-alih langsung berhadapan, mereka akan menggunakan komentar sindiran halus atau tindakan pasif-agresif. Perilaku ini memungkinkan mereka mengekspresikan kemarahan tanpa terlihat secara langsung. Mereka menghindari konfrontasi secara terbuka.
Pola ini sering membuat Anda merasa bingung atau tidak nyaman. Ini adalah cara mereka menyalurkan kekejaman tanpa terlihat.
Mereka sangat terampil dalam memutarbalikkan keadaan dan tampil sebagai korban. Bahkan, mereka akan melakukan apa saja untuk mendapatkan simpati dari Anda dan orang lain. Hal ini membuat mereka tidak pernah bertanggung jawab atas perilakunya.
Tujuannya adalah mengalihkan kesalahan dan memanipulasi emosi orang di sekitarnya. Mereka ingin Anda merasa bersalah atas situasi tersebut.
Orang ini sangat suka berbicara buruk tentang orang lain di belakangnya. Mereka menikmati menyebarkan rumor atau informasi negatif. Tujuannya adalah merusak reputasi dan hubungan orang lain secara diam-diam.
Perilaku ini menunjukkan kecenderungan mereka untuk meremehkan orang lain. Mereka ingin menciptakan drama dan konflik di lingkungan sosial.
Mereka sering kali mencoba memisahkan Anda dari teman atau keluarga secara bertahap. Tujuannya adalah membuat Anda bergantung sepenuhnya pada mereka. Mereka ingin menjadi satu-satunya sumber dukungan Anda.
Ini adalah taktik untuk mengendalikan hubungan Anda. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk dimanipulasi sesuai keinginan mereka.
Ancaman mereka sering kali tidak disampaikan secara langsung, melainkan melalui bahasa tubuh atau nada bicara yang mengintimidasi. Hal ini membuat Anda merasa terancam tanpa ada kata-kata kasar yang jelas. Mereka tahu bagaimana menciptakan rasa takut.
Tujuannya adalah untuk mendominasi dan mengendalikan Anda tanpa perlu berkonflik. Ini adalah kekejaman yang bersembunyi di balik kesopanan.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
