
Ilustrasi orang yang lebih suka telepon daripada chat./ freepik/ haritanita
JawaPos.com - Tidak semua orang nyaman berbicara lewat teks atau mengetik pesan panjang-panjang saat berkomunikasi.
Ada sebagian orang yang justru merasa lebih terhubung, lebih jujur, bahkan lebih tenang ketika bisa langsung mendengar suara lawan bicaranya melalui telepon.
Kebiasaan ini sering kali dianggap kuno atau tidak praktis di era digital yang serba cepat, padahal menurut psikologi, mereka yang lebih suka menelepon ternyata menyimpan sejumlah kualitas kepribadian yang unik dan bernilai tinggi.
Pilihan untuk menelepon bukan sekadar soal gaya komunikasi, melainkan juga cerminan dari cara seseorang membangun kedekatan emosional, menunjukkan empati, hingga mengatur dinamika hubungan sosial.
Lantas, apa saja sifat-sifat istimewa yang melekat pada pribadi yang lebih memilih panggilan suara dibandingkan mengetik pesan?
Dilansir dari laman Global English Editing pada Rabu (23/7), berikut merupakan 7 kualitas unik yang dimiliki oleh orang yang lebih suka telepon daripada chat, menurut psikologi.
1. Kepekaan Emosional Tinggi (Emotional Granularity)
Orang yang lebih memilih menelepon biasanya memiliki kemampuan yang luar biasa dalam mengenali dan membedakan berbagai nuansa emosi.
Mereka tidak hanya tahu bahwa seseorang sedang “sedih”, tetapi bisa merasakan apakah itu sedih karena kecewa, kehilangan, atau merasa tak dihargai.
Dalam dunia psikologi, kemampuan ini dikenal sebagai emotional granularity, yaitu ketepatan dalam memahami dan menyebutkan emosi dengan spesifik.
Karena itulah, komunikasi lewat suara menjadi jauh lebih bermakna bagi mereka. Nada bicara, jeda dalam ucapan, tawa yang tulus atau getaran suara karena menahan tangis, semuanya adalah informasi emosional yang sangat mereka hargai.
Sementara pesan teks, meski bisa panjang dan detail, tetap terasa hambar karena cenderung kurang dalam isyarat emosi.
2. Butuh Kejelasan dan Umpan Balik Langsung (Need for Closure)
Salah satu ciri khas orang yang menyukai telepon adalah keinginan mereka untuk mendapatkan kejelasan secara langsung.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
