
Ilustrasi orang yang merasa tenang. (freepik.com/katemangostar)
JawaPos.com - Bertambahnya usia memiliki cara untuk menyoroti apa yang benar-benar penting dan apa yang hanya mengacaukan pikiran dan membuat Anda lelah.
Di usia 40-an, saya pikir stres hanyalah bagian dari kehidupan.
Di usia 50-an, saya mulai mempertanyakan hal itu.
Sekarang, di usia 60-an, saya sampai pada kesimpulan sederhana: Jika hal tersebut mengorbankan kedamaian Anda, mungkin itu tidak sepadan.
Berikut adalah beberapa kebiasaan yang harus saya tinggalkan selama bertahun-tahun.
Jika Anda mencari lebih banyak kedamaian dan lebih sedikit stres seiring bertambahnya usia, saya sarankan untuk melepaskan semua itu dengan lembut, tetapi tegas.
Dikutip dari geediting pada Jumat (11/7), jika Anda ingin lebih tenang dan mengurangi stres seiring bertambahnya usia, ucapkan selamat tinggal pada 5 perilaku ini.
1. Mencoba untuk memenangkan setiap argumen
Dulu saya adalah orang yang selalu mengalah. Tidak peduli apakah itu politik, olahraga, atau apakah termostat harus berada di angka 72 atau 74, saya harus mendapatkan kata terakhir.
Hari-hari ini? Saya membiarkan orang berpendapat. Aku lebih banyak mengangguk. Mengangkat bahu lebih banyak. Lebih banyak tersenyum. Ada kedamaian saat menyadari bahwa Anda tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun. Terutama jika itu hanya untuk menjadi “benar.”
2. Mengatakan “ya” pada hal-hal yang menguras tenaga
Anda mencapai usia tertentu dan mulai menyadari bahwa waktu dan tenaga Anda terbatas dan sangat berharga. Entah itu acara sosial yang Anda takuti, kewajiban yang membuat Anda merasa bersalah, atau bantuan yang membuat Anda kesal, salah satu hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk diri sendiri adalah mengatakan “tidak”.
Tidak perlu penjelasan. Tidak ada permintaan maaf. Cukup dengan mengatakan “Saya tidak bisa hadir” atau “Itu tidak akan berhasil untuk saya saat ini.”
Saya terlalu sering mengatakan ya karena saya tidak ingin mengecewakan siapa pun. Namun, semua itu hanya membuat saya lelah. Sekarang saya tidak lagi mengatakan tidak dengan bebas dan hidup saya lebih baik karenanya.
3. Memendam dendam lama

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
