Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Juni 2025 | 18.29 WIB

Orang-Orang yang Dibesarkan Kurang Dekat dengan Ayah Secara Emosional Biasanya Menunjukkan 9 Perilaku Ini dalam Suatu Hubungan Menurut Psikologi

seseorang yang kurang dekat dengan ayah. (Freepik/ The Yuri Arcurs Collection) - Image

seseorang yang kurang dekat dengan ayah. (Freepik/ The Yuri Arcurs Collection)

JawaPos.com - Hubungan antara anak dan ayah adalah salah satu fondasi emosional terpenting dalam pembentukan karakter, identitas, dan cara seseorang berelasi di masa dewasa.

Sayangnya, tidak semua orang tumbuh dengan figur ayah yang terlibat secara emosional.

Beberapa ayah mungkin hadir secara fisik, namun absen secara emosional; sibuk bekerja, canggung dalam mengungkapkan kasih sayang, atau bahkan bersikap dingin dan otoriter.

Psikologi perkembangan dan relasi menunjukkan bahwa ikatan yang minim secara emosional dengan sosok ayah seringkali meninggalkan bekas dalam kehidupan pribadi dan romantis anak ketika dewasa.

Orang-orang yang mengalami hal ini mungkin tidak menyadarinya secara sadar, tetapi mereka cenderung menunjukkan pola perilaku tertentu dalam suatu hubungan, baik sebagai pasangan maupun teman hidup.

Dilansir dari Geediting pada Sabtu (21/6), terdapat 9 perilaku umum yang biasanya ditunjukkan oleh orang-orang yang dibesarkan kurang dekat secara emosional dengan ayah mereka menurut psikologi:

1. Kesulitan Mempercayai Pasangan

Tanpa pengalaman kedekatan emosional dengan sosok ayah, seseorang mungkin kesulitan mempercayai bahwa hubungan emosional yang aman dan konsisten itu benar-benar ada.

Mereka sering meragukan niat baik orang lain, bahkan pasangan mereka sendiri, dan bisa mencurigai sesuatu yang tidak ada hanya karena takut dikhianati.

2. Ketergantungan Emosional yang Tinggi

Ironisnya, meski sulit mempercayai, mereka juga cenderung sangat butuh validasi dari pasangan.

Ketika tidak mendapatkan perhatian atau kepastian, mereka bisa merasa cemas dan tidak dicintai.

Hal ini berasal dari kebutuhan masa kecil yang tidak terpenuhi: kebutuhan akan afeksi, penerimaan, dan pengakuan dari figur ayah.

3. Takut Ditolak atau Ditinggalkan

Mereka sering merasa tidak cukup layak dicintai, sehingga bayangan akan penolakan atau ditinggalkan bisa sangat mengganggu.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore