Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Juni 2025 | 16.52 WIB

Jika Kamu Ingin Merasa Lebih Percaya Diri Saat di Depan Publik, Cobalah Mempraktikkan 8 Trik Ini

Ilustrasi orang yang berbicara di depan umum./(Pexels.com/MikhailNilov) - Image

Ilustrasi orang yang berbicara di depan umum./(Pexels.com/MikhailNilov)

JawaPos.com - Rasa percaya diri ketika di depan publik sangat dipertaruhkan, ketika ada salah tindakan atau ucapan, maka bisa malu atau bahkan menjatuhkan harga diri.

Maka dari itu, berbicara di depan umum perlu belajar yang telaten dan tidak cukup sebentar. Ketika sudah jago, itu akan menjadi harga yang mahal.

Dikutip dari laman Kemenperin pada Jumat (13/06) berani berbicara di depan umum bukan soal penampilan saja, tapi juga dari cara menyampaikan ide dan juga pikiran secara verbal maupun nonverbal pada audiens.

Dilansir dari laman Ge Editing pada Jumat (13/06) jika kamu ingin merasa lebih percaya diri saat di depan publik, cobalah untuk mempraktikkan 8 trik ini :

1. Kekuatan jeda

Berbicara di depan umum bukan hanya tentang kata-kata yang kamu ucapkan, tetapi juga bagaimana kamu menyampaikannya.

Salah satu aspek penyampaian pidato yang paling diabaikan adalah kekuatan jeda. Berhenti mungkin tampak berlawanan dengan intuisi ketika gugup dan nalurimu untuk terburu-buru.

Tetapi menggunakan jeda strategis sebenarnya dapat meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan diri. Jeda yang ditempatkan dengan baik memungkinkan audiens untuk menyerap apa yang baru saja dikatakan.

Ini juga memberi kamu kesempatan untuk mengumpulkan pikiran dan mempertahankan kendali atas kecepatan bicara.

2. Perspektif "Saya"

Pergeseran sederhana dalam perspektif dari 'saya' ke 'pesan saya' ini membantu meringankan rasa takut. Itu membuat kita sadar bahwa berbicara di depan umum bukanlah sebuah pertunjukan, tetapi sebuah platform untuk berbagi ide dan informasi.

Ingat, ini bukan tentang dirimu sendiri, tapi tentang apa yang harus kamu katakan. Mengalihkan fokus dari diri sendiri ke konteks pembicaraan dapat membantu kamu menyampaikan pidato dengan kepercayaan diri dan dampak yang lebih besar.

3. Menguasai seni bercerita

Manusia secara inheren tertarik pada cerita. Otak kita terhubung untuk menanggapi narasi, membuat mendongeng menjadi alat yang ampuh dalam berbicara di depan umum.

Penelitian menunjukkan bahwa ketika kita mendengarkan cerita yang diceritakan dengan baik, otak kita melepaskan oksitosin, yakni hormon yang meningkatkan rasa empati dan koneksi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore