Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Juni 2025 | 04.12 WIB

Orang yang Sering Mengunyah Es Batu dari Minumannya Tanpa Sadar, Cenderung Punya 7 Perilaku Unik Ini

Potret es batu. (freepik.com/freepik) - Image

Potret es batu. (freepik.com/freepik)


JawaPos.com - Minuman dingin dengan es batu yang cukup banyak memang sangat menyegarkan, apalagi jika diminum saat cuaca sedang panas. 

Mengutip dari laman Alodokter, es batu ternyata juga punya banyak manfaat kesehatan, seperti meredakan nyeri tumit, keracunan makanan, gusi bengkak, cedera atau radang sendi, serta lainnya.

Namun terlepas dari hal-hal tersebut, orang yang gemar mengunyah es batu ternyata memiliki perilaku yang menurut unik. Mengutip dari laman Ge Editing pada Selasa (10/06), inilah 7 perilaku unik orang yang gemar mengunyah es batu.

1. Mampu menangani stres yang tinggi

Menurut para psikolog, tindakan mengunyah es mungkin hanya menjadi cara untuk mengatasi stres. Ini adalah bentuk pelepasan, cara untuk menyalurkan energi saat ketegangan meningkat.

Seperti yang pernah dikatakan oleh psikolog terkenal Sigmund Freud, “Tidak ada makhluk hidup yang bisa menyimpan rahasia. Jika bibirnya diam, ia berbicara dengan ujung jarinya, pengkhianatan merembes keluar dari setiap pori-porinya.

2. Memerhatikan terhadap detail

Sifat lain yang sering diasosiasikan dengan pengunyah es adalah perhatian terhadap detail. Seperti yang pernah dikatakan psikolog Carl Jung, "Sepatu yang cocok untuk satu orang mungkin menyiksa orang lain, tidak ada resep untuk hidup yang sesuai untuk semua kasus."

Ini juga berlaku dalam kepribadian dan kebiasaan kita. Apa mungkin terlihat seperti kebiasaan mengunyah es yang tidak berpikir bisa jadi sebenarnya mencerminkan kecenderungan seseorang untuk memperhatikan detail-detail halus dalam hidup.

3. Komunikator yang percaya diri

Ada kaitan antara kebiasaan dan cara kita berkomunikasi. Orang yang mengunyah es sering dianggap sebagai ekspresif yang percaya diri. Ini bukan tentang menjadi keras atau agresif, tetapi tentang menjadi jelas, langsung, dan membela diri sambil menghormati orang lain.

Mengunyah es bisa jadi manifestasi fisik yang halus dari sikap percaya diri ini. Ini seperti mengatakan, "Saya ada di sini, saya hadir, dan saya tidak takut untuk membuat sedikit suara."

Menyadari sifat-sifat ini dalam diri sendiri dapat menjadi perjalanan pembentukan diri dan pertumbuhan yang memberdayakan.Jika kamu sering mengunyah kubus es, itu bisa jadi tanda bahwa kamu lebih percaya diri daripada yang kamu sadari.

4. Pencari hal-hal baru

Ini adalah hal yang menarik. Sebuah studi yang dilakukan oleh Marvin Zuckerman, seorang psikolog di University of Delaware, menemukan korelasi yang kuat antara individu yang mencari sensasi dan mereka yang menunjukkan kebiasaan atau perilaku tertentu.

Sifat pencarian sensasi ini ditandai oleh kebutuhan akan pengalaman baru dan kesediaan untuk mengambil risiko demi pengalaman tersebut. Mengunyah es mungkin tampak seperti hal kecil, tetapi itu memberikan pengalaman sensorik yang unik seperti dinginnya es, suara krenyit, dan perubahan tekstur.

5. Perenung yang reflektif

Mengunyah es mungkin tampak seperti kebiasaan yang tidak berarti, tetapi ini juga bisa menjadi cara bawah sadar untuk membantu konsentrasi. Tindakan repetitif mengunyah mungkin membantu beberapa orang fokus pada pemikiran mereka, sama seperti menggambar sembarangan saat melakukan panggilan telepon atau mengetuk pulpen saat melakukan brainstorming.

Seperti yang dikatakan Carl Rogers, salah satu psikolog paling berpengaruh di abad ke-20, "Kehidupan yang baik adalah suatu proses, bukan keadaan yang statis. Itu adalah arah, bukan tujuan."

6. Introvert yang tersembunyi

Introvert sering menginternalisasi pikiran dan emosi mereka, memerlukan ruang pribadi dan waktu untuk mengisi ulang energi. Mengunyah es bisa berfungsi sebagai penghalang yang halus, cara untuk menciptakan ruang pribadi dalam situasi sosial. Ini adalah aktivitas yang tenang yang memungkinkan mereka untuk mundur ke dunianya sendiri.

Seperti yang dicatat psikolog terkenal Susan Cain, "Kesendirian itu penting, dan bagi beberapa orang, itu adalah udara yang mereka hidup."Bagi beberapa orang yang mengunyah es, suara krenyesan itu mungkin hanya cara mereka untuk mengambil napas di dunia yang sering terasa terlalu gaduh.

7. Pemikir kreatif

Ini adalah bentuk kegelisahan, dan penelitian menunjukkan bahwa kegelisahan dapat meningkatkan kreativitas dengan membantu mempertahankan fokus dan menjaga pikiran tetap waspada. Seperti yang dikatakan psikolog Mihaly Csikszentmihalyi, “Kreativitas adalah sumber makna yang utama dalam hidup kita.”

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore