Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 01.38 WIB

Orang yang Hampir Selalu Mendapatkan Apa yang Mereka Inginkan dalam Hidup Biasanya Memiliki 8 Kebiasaan Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan. (Freepik). - Image

Ilustrasi seseorang yang selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan. (Freepik).


JawaPos.com - Tak sedikit orang yang terlihat selalu berhasil meraih apa pun yang mereka inginkan. Hal ini bukan semata-mata karena keberuntungan, melainkan karena mereka memiliki strategi dan pola pikir tertentu.

Psikologi menunjukkan bahwa individu seperti ini biasanya memiliki perilaku dan kebiasaan khusus. Mereka tidak hanya bermimpi atau berharap, melainkan mengambil langkah nyata dan penuh perhitungan.

Mereka memahami bahwa untuk mencapai tujuan, dibutuhkan pengaruh, komunikasi yang efektif, serta kecerdasan emosional. Tanpa membuat orang lain merasa terpaksa, mereka mampu mendorong situasi ke arah yang mereka harapkan.

Dilansir dari Geediting pada Kamis (29/5), berikut ini delapan perilaku yang kerap ditemukan pada orang-orang yang hampir selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam hidup, berdasarkan pandangan para ahli psikologi.

1. Rutin Melakukan Afirmasi Positif

Salah satu kunci keberhasilan mereka adalah cara pandang yang optimis terhadap kehidupan. Afirmasi positif menjadi kebiasaan yang mereka praktikkan setiap hari untuk menjaga semangat dan kepercayaan diri.

Afirmasi positif merupakan pernyataan-pernyataan membangun yang diucapkan berulang-ulang guna mengarahkan pikiran ke hal-hal yang konstruktif. Misalnya, “Aku mampu mencapai ini” atau “Aku layak sukses.”

Psikologi menunjukkan bahwa afirmasi dapat membantu melawan pikiran negatif dan mendorong seseorang untuk tetap fokus pada kekuatan dan potensi diri. Konsistensi dalam mengulang afirmasi membuat keyakinan diri tumbuh lebih kuat.

2. Menetapkan Tujuan yang Spesifik dan Realistis

Mereka yang hampir selalu berhasil tidak hanya sekadar berkata, “Ingin sukses,” tetapi menetapkan target yang jelas, terukur, dan realistis. Hal ini dikenal dalam psikologi sebagai prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).

Dengan tujuan yang terstruktur, seseorang lebih mudah menentukan langkah yang diperlukan, memantau progres, dan mempertahankan motivasi. Kejelasan arah membuat usaha yang dilakukan menjadi lebih terfokus dan efektif.

3. Menganggap Kegagalan sebagai Proses Belajar

Kegagalan bukan akhir dari segalanya. Mereka yang sering berhasil melihat kegagalan sebagai bagian dari proses tumbuh dan berkembang. Hal ini dikenal sebagai growth mindset—keyakinan bahwa kemampuan dapat terus diasah melalui pengalaman dan kerja keras.

Pendekatan ini membuat mereka tidak mudah putus asa saat menghadapi hambatan. Justru, setiap kesalahan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki langkah ke depan.

4. Konsisten dan Gigih dalam Upaya

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore