Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 20.07 WIB

3 Perilaku Orang yang Tampaknya Sopan, Tapi Kenyataannya Merendahkan Diri Sendiri: Apa Saja?

Ilustrasi orang yang merendahkan dirinya sendiri. - Image

Ilustrasi orang yang merendahkan dirinya sendiri.

JawaPos.com - Sopan adalah perilaku yang membuat orang lain juga terkesan dan menghormati kita, tapi sayangnya ada garis tipis antara kesopanan dan merendahkan diri sendiri.

Mengutip dari laman Kampus Psikologi pada Selasa (26/05) mereka yang merendahkan diri sendiri bertujuan terlihat tidak angkuh dan terkesan rendah hati.

Namun ada pula yang merendahkan diri sendiri agar lebih dipuji orang lain, hal itu juga terkait dengan soal kesopanan.

Dilansir dari laman DM News pada Selasa (26/05) inilah 3 perilaku orang yang tampaknya sopan, tapi kenyataannya merendahkan diri sendiri:

1. Ketika kesopanan bertabrakan dengan keaslian

Kita sering kali berpikiran bahwa menyuarakan pendapat dan berlaku jujur itu tidak sopan, padahal inilah yang seharusnya diperjuangkan dengan cara yang santun.

Kita merayakan kejujuran, keterusterangan, dan kepercayaan diri, tetapi masih memasukkan ide-ide lama yang memberitahu untuk "menjaga perdamaian dengan segala cara."

Ini adalah dilema yang terjadi setiap hari di tempat kerja, pertemuan keluarga, dan lingkaran pertemanan. Kita senantiasa berkata “ya” padahal itu menyimpang dari keaslian.

2. Suara-suara yang menenggelamkan harga diri

Bagian dari kesalahan terletak pada kebijaksanaan lama yang telah dipegang seperti harus selalu bersikap sopan kepada siapapun, jangan pernah berkata menyinggung, dan menempatkan orang lain terlebih dahulu.

Tapi apakah semua itu selalu baik? Contohnya ketika kamu berhadapan dengan atasan kerja, dia seenaknya memerintahmu dengan kata-kata kasar bahkan melakukan pelecehan, dan kesopanan di sini sudah tidak berlaku lagi.

Berpegang pada interpretasi kesopanan yang kaku dapat berarti menyetujui tugas-tugas yang tidak kita sukai, menutupi pendapat yang perlu didengar, dan menolak untuk meminta bantuan bahkan ketika kita kewalahan.

3. Kebenaran penting yang sering dilewatkan

Dalam percakapan tentang kesopanan, kita mengabaikan definisi sebenarnya dari kesopanan itu sendiri. Ketika kita menyadari bahwa kesopanan dan harga diri bukanlah kekuatan yang berlawanan, tetapi niat yang saling melengkapi.

Dan mulai melihat lagi cara membingkai ulang kesopanan sebenarnya dapat memperkuat harga diri yang sehat.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore