
Ilustrasi Orang yang Terlihat Sopan Tapi Diam-diam Menghakimi (freepik)
JawaPos.com - Sopan adalah perilaku yang membuat orang lain juga terkesan dan menghormati kita, tapi sayangnya ada garis tipis antara kesopanan dan merendahkan diri sendiri.
Mengutip dari laman Kampus Psikologi pada Jumat (20/3) mereka yang merendahkan diri sendiri bertujuan terlihat tidak angkuh dan terkesan rendah hati.
Namun ada pula yang merendahkan diri sendiri agar lebih dipuji orang lain, hal itu juga terkait dengan soal kesopanan.
Dilansir dari laman DM News pada Jumat (20/3) inilah 3 perilaku orang yang tampaknya sopan, tapi kenyataannya merendahkan diri sendiri :
1. Ketika kesopanan bertabrakan dengan keaslian
Kita sering kali berpikiran bahwa menyuarakan pendapat dan berlaku jujur itu tidak sopan, padahal inilah yang seharusnya diperjuangkan dengan cara yang santun.
Kita merayakan kejujuran, keterusterangan, dan kepercayaan diri, tetapi masih memasukkan ide-ide lama yang memberitahu untuk "menjaga perdamaian dengan segala cara."
Ini adalah dilema yang terjadi setiap hari di tempat kerja, pertemuan keluarga, dan lingkaran pertemanan. Kita senantiasa berkata “ya” padahal itu menyimpang dari keaslian.
2. Suara-suara yang menenggelamkan harga diri
Bagian dari kesalahan terletak pada kebijaksanaan lama yang telah dipegang seperti harus selalu bersikap sopan kepada siapapun, jangan pernah berkata menyinggung, dan menempatkan orang lain terlebih dahulu.
Tapi apakah semua itu selalu baik? Contohnya ketika kamu berhadapan dengan atasan kerja, dia seenaknya memerintahmu dengan kata-kata kasar bahkan melakukan pelecehan, dan kesopanan di sini sudah tidak berlaku lagi.
Berpegang pada interpretasi kesopanan yang kaku dapat berarti menyetujui tugas-tugas yang tidak kita sukai, menutupi pendapat yang perlu didengar, dan menolak untuk meminta bantuan bahkan ketika kita kewalahan.
3. Kebenaran penting yang sering dilewatkan
Dalam percakapan tentang kesopanan, kita mengabaikan definisi sebenarnya dari kesopanan itu sendiri. Ketika kita menyadari bahwa kesopanan dan harga diri bukanlah kekuatan yang berlawanan, tetapi niat yang saling melengkapi.
