
Ilustrasi seseorang yang lebih suka membaca daripada menonton. (Freepik).
JawaPos.com - Pernah merasa lebih nyaman tenggelam dalam lembaran buku ketimbang mengikuti serial televisi populer?
Jika iya, itu bukan sekadar preferensi hiburan. Menurut psikologi, pilihan ini bisa mencerminkan sejumlah karakteristik kepribadian yang unik dan bermakna.
Saat menyimak buku, seseorang diajak aktif memvisualisasikan cerita, memahami emosi tokoh, dan merenungkan makna di balik kata-kata. Sebaliknya, tayangan televisi cenderung memberikan suguhan visual instan tanpa banyak ruang untuk interpretasi personal.
Tak mengherankan jika mereka yang lebih memilih membaca memiliki sejumlah sifat khas. Dilansir dari Geediting pada Senin (26/5), berikut tujuh karakter yang umumnya dimiliki oleh pencinta buku:
1. Menyukai Introspeksi dan Ketenteraman Batin
Mereka yang gemar membaca cenderung nyaman berada dalam keheningan dan menikmati waktu untuk merenung.
Buku memberikan kesempatan untuk masuk ke dalam dunia batin tokoh cerita, sekaligus membuka ruang bagi pembaca untuk memahami diri sendiri secara lebih mendalam.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa membaca fiksi dapat meningkatkan kesadaran diri. Ini karena proses membaca melibatkan visualisasi adegan, penafsiran emosi, dan pemrosesan informasi yang menuntut kemandirian berpikir.
2. Memiliki Rasa Ingin Tahu yang Tinggi
Rasa ingin tahu merupakan sifat umum yang ditemukan pada para pembaca. Dorongan untuk terus menjelajah ide, informasi, dan perspektif baru membuat mereka lebih terbuka terhadap banyak hal, mulai dari sejarah, fiksi ilmiah, hingga pengembangan diri.
Kegiatan membaca membutuhkan usaha kognitif yang lebih tinggi dibandingkan menonton. Karena itu, individu yang gemar membaca cenderung memiliki fleksibilitas mental yang lebih baik dan semangat belajar yang tak mudah padam.
3. Lebih Peka dan Empatik
Sebuah studi dari University of Sussex menemukan bahwa membaca secara teratur berkaitan dengan penurunan tingkat stres dan peningkatan empati. Khususnya fiksi, karena pembaca diajak memahami konflik batin tokoh secara langsung, bukan hanya melalui dialog atau adegan visual.
Empati yang tumbuh dari kebiasaan membaca membantu seseorang berkomunikasi dengan lebih efektif, memahami sudut pandang orang lain, serta membangun relasi yang lebih hangat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
