Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 05.21 WIB

Orang-orang yang Masih Menulis Daftar Belanja di Kertas daripada Menggunakan Ponsel Memiliki 7 Kualitas Berbeda ini Menurut Psikologi

Ilustrasi tujuh kualitas muncul pada orang-orang yang masih menulis daftar belanja di kertas. (pexels/Kampus Production) - Image

Ilustrasi tujuh kualitas muncul pada orang-orang yang masih menulis daftar belanja di kertas. (pexels/Kampus Production)

JawaPos.com - Beberapa orang nampaknya merasa sedikit kuno saat berbelanja. Mereka membuka lipatan kertas kusut sedangkan orang lain mengetik di ponselnya.

Psikologi telah menemukan bahwa orang-orang yang berpegangan pada daftar belanja tulisan tangan tidak hanya berpegang pada kebiasaan. Mereka memiliki beberapa sifat yang sangat positif.

Dilansir dari Geediting, terdapat tujuh kualitas muncul pada orang-orang yang masih menulis daftar belanja di kertas.

1. Teliti dan suka menguasai segala hal

Penelitian kepribadian selama puluhan tahun menunjukkan bahwa sifat teliti seperti teratur, disiplin, dan berorientasi pada tujuan, dapat memprediksi segala hal mulai dari kesuksesan karier hingga kebiasaan sehat. Orang yang teliti juga merupakan pembuat daftar yang paling berdedikasi.

Sebuah jajak pendapat di Inggris mendukung hal itu: 68 persen orang dewasa mengatakan menulis daftar membantu mereka merasa terorganisir dan terkendali, dan lebih dari separuhnya masih lebih suka pena dan kertas meskipun ada lusinan aplikasi yang tersedia.

2. Memori Anda mendapat latihan bonus

Menulis dengan tangan memicu aktivitas saraf ekstra di area yang terkait dengan pembelajaran dan ingatan, sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh papan ketik.

Sebuah studi MRI di Jepang menemukan bahwa pengguna kalender kertas mengaktifkan area otak yang terkait dengan memori dan mengingat detail 25 persen lebih cepat daripada pengguna kalender telepon.

Baru-baru ini, para peneliti melacak pola gelombang otak saat partisipan menulis dengan tangan dibandingkan mengetik kata-kata. Tulisan tangan menghasilkan konektivitas yang jauh lebih kaya di seluruh wilayah yang terkait dengan konsolidasi memori.

3. Melindungi fokus dari gangguan digital

Sekadar memiliki ponsel pintar dalam jangkauan dapat menguras daya ingat dan pembelajaran, bahkan jika ponsel itu tetap berada di saku Anda. Sebuah analisis tahun 2024 terhadap 49 studi multitasking mengonfirmasi bahwa peralihan tugas yang dilakukan melalui ponsel dapat merusak perhatian dan ingatan.

Dengan menggunakan pena alih-alih aplikasi, Anda mengurangi godaan untuk memeriksa pesan, menggulir media sosial, atau membandingkan harga di tengah lorong.

Lebih sedikit peringatan berarti lebih sedikit "tab" kognitif yang terbuka di kepala Anda, yang menyisakan lebih banyak ruang untuk berbelanja dengan penuh kesadaran dan mungkin suasana hati yang lebih baik.

4. Berbelanja dengan tujuan tertentu

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore