Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 00.53 WIB

Orang dengan IQ Tinggi Tidak Akan Melakukan 8 Kebiasaan Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang dengan iq tinggi tidak akan melakukan kebiasaan tertentu (freepik)

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang tanpa sadar terus melakukan kebiasaan-kebiasaan yang ternyata justru menghambat kesuksesan dan pertumbuhan diri.

Menariknya, orang-orang yang sangat cerdas secara psikologis justru menghindari total perilaku-perilaku umum ini.

Kebiasaan yang dianggap normal oleh kebanyakan orang, justru menjadi jebakan tak terlihat yang bisa merusak produktivitas, kepercayaan diri, dan fokus.

Apa yang membedakan orang cerdas dari kebanyakan orang bukan hanya kemampuan berpikir kritis, tetapi juga kesadaran akan hal-hal yang tidak mereka lakukan.

Menghindari kebiasaan buruk ternyata bisa lebih berdampak daripada menambahkan kebiasaan baik.

Dari hasil pengamatan dan studi psikologi terbaru, ada delapan kebiasaan yang dihindari orang sangat cerdas, tetapi justru dilakukan hampir setiap hari oleh 95 persen orang lain.

Dilansir dari laman Geediting (23/5), berikut adalah delapan hal yang selalu dihindari oleh orang sangat cerdas menurut psikologi:

1. Mereka Tidak Sembarangan Mengiyakan Permintaan

Kebanyakan orang merasa bersalah kalau harus bilang “tidak”, sehingga mereka mudah berkata “iya” untuk semua hal, termasuk permintaan yang mengganggu jadwal atau tidak memberi manfaat. Orang cerdas berpikir dulu sebelum menyetujui sesuatu. Mereka tahu bahwa setiap “iya” berarti mengorbankan waktu, energi, atau fokus.

2. Mereka Tidak Terjebak di Zona Nyaman Opini Sendiri

Mengulang-ulang informasi dari sumber yang sama atau hanya berinteraksi dengan orang yang setuju dengan kita, membuat pikiran stagnan. Orang cerdas justru mencari perspektif berbeda dan menyukai tantangan pikiran. Menurut pakar psikologi Adam Grant, debat yang sehat bisa mempertajam logika dan kreativitas.

3. Mereka Tidak Takut Dianggap Aneh atau Diadili

Takut dihakimi sering membuat kita diam dan tidak jujur dengan pendapat sendiri. Orang cerdas paham bahwa nilai dari dialog jauh lebih penting daripada rasa takut dinilai negatif. Studi dari National Institute of Mental Health menunjukkan bahwa keberanian untuk bersuara bisa mengurangi kecemasan sosial.

4. Mereka Tidak Mengabaikan Kemenangan Kecil

Banyak orang hanya fokus pada pencapaian besar dan mengabaikan langkah-langkah kecil. Padahal, menurut teori positive psychology, pencapaian kecil membangun momentum dan motivasi jangka panjang. Orang cerdas mencatat kemajuan harian dan menjadikannya bahan bakar semangat.

5. Mereka Tidak Mengonsumsi Informasi yang Tidak Perlu

Menghabiskan waktu dengan konten tak bermanfaat seperti gosip selebriti atau berita sensasional justru menguras energi mental. Orang cerdas hanya mengonsumsi informasi yang relevan dengan pertumbuhan pribadi, pengambilan keputusan, atau peningkatan wawasan.

6. Mereka Tidak Membiarkan Self-Talk Negatif Merajalela

Ucapan dalam hati yang merendahkan diri seperti “aku tidak cukup pintar” adalah racun mental yang sering tidak disadari.

Orang cerdas mengenali dan menghentikan pola pikir ini. Penelitian di Science Direct membuktikan bahwa pikiran negatif kronis bisa menurunkan fleksibilitas kognitif dan meningkatkan stres.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore