
Ilustrasi seseorang yang tumbuh dalam persaingan saudara sejak kecil./Freepik.
JawaPos.com - Tumbuh bersama saudara kandung seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan dan penuh dukungan.
Namun, tidak sedikit orang yang justru melewati masa kecil dalam bayang-bayang persaingan yang sengit dengan saudara mereka sendiri.
Entah karena selalu dibanding-bandingkan, merasa harus lebih unggul, atau terpaksa bersaing demi mendapatkan perhatian orang tua, pengalaman ini secara tidak sadar menanam luka batin yang terbawa hingga dewasa.
Luka tersebut seringkali tidak terlihat secara fisik, tetapi memengaruhi cara seseorang membangun hubungan, menilai diri sendiri, hingga merespons tekanan hidup.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Senin (19/5), berikut merupakan 7 luka batin yang diam-diam menghantui seseorang hingga dewasa jika tumbuh dalam persaingan saudara sejak kecil.
1. Merasa selalu tertutupi oleh orang lain
Orang yang sejak kecil tumbuh dalam suasana persaingan dengan saudara kandungnya sering kali merasa bahwa dirinya tidak cukup baik.
Mereka terbiasa hidup dalam bayang-bayang keberhasilan atau kelebihan saudara, sehingga terbentuk rasa takut ketika tidak cukup menonjol di mata orang lain.
Saat dewasa, perasaan ini bisa muncul kembali dalam berbagai situasi sosial, seperti di tempat kerja atau dalam pergaulan, meskipun sebenarnya tidak ada yang sedang bersaing.
Akibatnya, mereka cenderung meragukan kemampuan diri sendiri, bahkan seringkali merasa harus membuktikan diri terus-menerus.
Ada juga yang justru terlalu sering membicarakan prestasinya demi meyakinkan orang lain bahwa ia layak dihargai.
Semua ini terjadi karena pengalaman masa kecil yang membuat mereka merasa hanya akan terlihat jika mereka “lebih” dari yang lain.
2. Terlalu berusaha menyenangkan orang lain
Persaingan masa kecil juga bisa membuat seseorang tumbuh menjadi orang yang selalu berusaha keras agar disukai.
Mereka terbiasa melakukan banyak hal agar mendapat perhatian atau kasih sayang, sehingga saat dewasa mereka pun membawa pola yang sama dalam hubungan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
