Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 06.48 WIB

Tumbuh dalam Persaingan Saudara? Ini 7 Luka Batin yang Diam-diam Menghantuimu hingga Dewasa

Ilustrasi seseorang yang tumbuh dalam persaingan saudara sejak kecil./Freepik. - Image

Ilustrasi seseorang yang tumbuh dalam persaingan saudara sejak kecil./Freepik.

JawaPos.com - Tumbuh bersama saudara kandung seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan dan penuh dukungan.

Namun, tidak sedikit orang yang justru melewati masa kecil dalam bayang-bayang persaingan yang sengit dengan saudara mereka sendiri.

Entah karena selalu dibanding-bandingkan, merasa harus lebih unggul, atau terpaksa bersaing demi mendapatkan perhatian orang tua, pengalaman ini secara tidak sadar menanam luka batin yang terbawa hingga dewasa.

Luka tersebut seringkali tidak terlihat secara fisik, tetapi memengaruhi cara seseorang membangun hubungan, menilai diri sendiri, hingga merespons tekanan hidup.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Senin (19/5), berikut merupakan 7 luka batin yang diam-diam menghantui seseorang hingga dewasa jika tumbuh dalam persaingan saudara sejak kecil.

1. Merasa selalu tertutupi oleh orang lain

Orang yang sejak kecil tumbuh dalam suasana persaingan dengan saudara kandungnya sering kali merasa bahwa dirinya tidak cukup baik.

Mereka terbiasa hidup dalam bayang-bayang keberhasilan atau kelebihan saudara, sehingga terbentuk rasa takut ketika tidak cukup menonjol di mata orang lain.

Saat dewasa, perasaan ini bisa muncul kembali dalam berbagai situasi sosial, seperti di tempat kerja atau dalam pergaulan, meskipun sebenarnya tidak ada yang sedang bersaing.

Akibatnya, mereka cenderung meragukan kemampuan diri sendiri, bahkan seringkali merasa harus membuktikan diri terus-menerus.

Ada juga yang justru terlalu sering membicarakan prestasinya demi meyakinkan orang lain bahwa ia layak dihargai.

Semua ini terjadi karena pengalaman masa kecil yang membuat mereka merasa hanya akan terlihat jika mereka “lebih” dari yang lain.

2. Terlalu berusaha menyenangkan orang lain

Persaingan masa kecil juga bisa membuat seseorang tumbuh menjadi orang yang selalu berusaha keras agar disukai.

Mereka terbiasa melakukan banyak hal agar mendapat perhatian atau kasih sayang, sehingga saat dewasa mereka pun membawa pola yang sama dalam hubungan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore