
Ilustrasi kebiasaan yang terlihat hemat. (Freepik).
JawaPos.com - Mengatur keuangan secara bijak memang penting. Namun, tidak semua cara menghemat membawa manfaat dalam jangka panjang.
Beberapa kebiasaan yang terlihat efisien dan hemat justru bisa menjadi jebakan finansial jika tidak disikapi dengan cermat.
Perbedaan antara sikap hemat dan pelit kadang tidak mudah dikenali.
Tanpa disadari, kebiasaan menekan pengeluaran bisa berubah jadi sumber pemborosan.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (17/5), berikut ini sejumlah kebiasaan yang sering dianggap sebagai langkah cerdas berhemat, padahal efeknya bisa sangat merugikan secara keuangan.
1. Membeli Barang Murah
Memilih barang dengan harga paling murah sering dianggap keputusan tepat untuk berhemat. Namun, kualitas yang rendah membuat barang tersebut cepat rusak.
Akibatnya, harus sering mengganti atau memperbaikinya. Biaya yang dikeluarkan bisa lebih besar dibanding membeli barang berkualitas sejak awal. Investasi pada barang yang lebih mahal tetapi tahan lama justru lebih menguntungkan. Pilihan ini bisa menghindarkan dari pengeluaran berulang.
2. Mengabaikan Perawatan Rutin
Menghindari perawatan rutin, seperti servis kendaraan atau pemeriksaan kesehatan, terlihat seperti penghematan. Namun, konsekuensinya bisa jauh lebih mahal. Masalah kecil yang dibiarkan akan berkembang menjadi kerusakan besar. Biaya perbaikannya tentu jauh lebih tinggi.
Menjaga kondisi tubuh, kendaraan, atau rumah melalui perawatan berkala adalah langkah bijak. Selain memperpanjang usia pakai, hal ini juga bisa mencegah pengeluaran tak terduga.
3. Tidak Memperhatikan Efisiensi Energi
Perangkat rumah tangga dengan harga murah sering kali tidak memiliki fitur hemat energi. Akibatnya, konsumsi listrik meningkat tajam. Tagihan listrik bulanan pun bisa membengkak tanpa disadari. Dalam jangka panjang, pengeluaran jadi lebih besar.
Memilih perangkat hemat energi memang membutuhkan biaya awal lebih besar. Namun, penghematan yang diperoleh dari konsumsi daya yang lebih rendah akan terasa signifikan.
4. Terlalu Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
